Berita

Potret Ahok mengenakan seragam Pertamina beredar/Net

Politik

Ahok Bakal Bersihkan Mafia BUMN, Adhie Massardi: Kalian Pikir Polri Dan Kejaksaan Sudah Memble?

JUMAT, 22 NOVEMBER 2019 | 04:08 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Keberadaan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di tubuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) disebut perlu untuk memberantas mafia yang selama ini menggerogoti perusahaan plat merah.

Namun tidak semuanya beranggapan demikian. Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Adhie Massardi heran dengan pihak-pihak yang seakan-akan memframing mantan Gubernur DKI Jakarta itu sebagai penyelamat BUMN.

"Kok tega ya mereka bohongi rakyat demi dia (Ahok)? Katanya di Pertamina banyak mafia/bajingan maka perlu Ahok untuk bersihkan," kata Adhie dalam akun twitternya, Kamis (21/11).


Alasan tersebut dinilai tak masuk akal. Sebab saat ini Indonesia memiliki perangkat hukum yang mumpuni untuk memberantas maafia BUMN seperti yang dituduhkan.

"Kalau benar banyak penjahatnya, kenapa enggak kirim tim Polri dan Kejaksaan RI? Kalian pikir mereka (Polri-Kejaksaan) sudah memble?" tukasnya.

Penunjukan Ahok belakangan memang menuai pro dan kontra. Bagi pihak yang kontra, sosok Ahok di BUMN akan cenderung membuat kegaduhan baru, sedangkan pihak yang pro beranggapan penunjukan tersebut perlu dilakukan sebagai upaya 'bersih-bersih' BUMN.

Salah satu yang pro terhadap penunjukan Ahok adalah Ketua DPP Partai Hanura, Benny Ramdhani. Ia menyebut, penugasan Ahok bisa membersihkan BUMN lantaran memiliki sifat tegas.

"Kita butuh sosok yang tegas, antikorupsi karena BUMN ini dikhawatirkan dikuasai oleh kelompok-kelompok yang kita sebut gangster ya, yang menjadikan BUMN ladang perampokan uang negara yang akhirnya merugikan," tutur Benny di Jakarta.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya