Berita

Demo Chili/Net

Dunia

Polisi Chili Tangguhkan Penggunaan Peluru Karet Usai Ciderai Ratusan Warga

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 | 03:59 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kepolisian Chili telah menangguhkan penggunaan peluru karet untuk membubarkan aksi protes para demonstran.

Penangguhan dilakukan setelah National Human Rights Institute Chili mencatat ada sekitar 222 kasus pasien menjalani rawat inap karena cedera mata akibat tembakan peluru karet.

Pengumuman penangguhan penggunaan peluru karet tersebut disampaikan Kepala Polisi Militer Chili, Mario Roza, Selasa (19/11). Ia menegaskan, peluru karet hanya bisa digunakan untuk pertahanan diri ketika ada ancaman yang mematikan.


"Sebagai langkah yang bijaksana, penggunaan amunisi sebagai penghalau kerusuhan yang tidak mematikan ini ditangguhkan," kata Roza kepada wartawan seperti dimuat Aljazeera, Rabu (20/11).

Sebelumnya, polisi setempat mengklarifikasi bahwa peluru yang digunakan terbuat dari karet. Tetapi beberapa penelitian menemukan bahwa peluru tersebut juga mengandung logam.

Chili sendiri saat ini tengah dihadapkan dengan aksi protes ribuan warga kepada pemerintah sejak Oktober. Protes ini berkenaan dengan kenaikan tarif transportasi sebesar 1,17 dolar AS untuk satu kali perjalanan. (09riz)

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya