Berita

Sydney Opera House dikelilingi asap berbahaya/Net

Dunia

Imbas Kebakaran Hutan, Sydney Opera House Diselimuti Asap Berbahaya

RABU, 20 NOVEMBER 2019 | 23:15 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kebakaran hutan di sepanjang pesisir timur Australia mengakibatkan Kota Sydney diselimuti kabut sejak Selasa (19/11). Berdasarkan data yang dirilis, polusi udara yang terjadi sudah dalam tingkat berbahaya.

Pekatnya kabut asap bisa terlihat dari warna langit sekitar Sydney Opera House dan Harbour Bridge yang biasanya berwarna biru.

Direktur Kesehatan Lingkungan Negara Bagian New South Wales, Richard Broome mengatakan, partikel halus dalam asap dapat menyebabkan iritasi sistem pernapasan dan memperburuk kondisi paru-paru dan jantung.


"Bagi kebanyakan orang, asap menyebabkan gejala ringan seperti sakit mata, hidung dan tenggorokan," kata Broome, seperti dimuat AFP, Rabu (20/11).

Bencana asap itu diakibatkan kebakaran yang melahap hampir 140.000 hektare hutan semak di Australia. Hingga saat ini, puluhan titik api masih belum bisa teratasi.

Enam orang pun dilaporkan telah tewas dan ratusan rumah hancur dalam kebakaran hutan di New South Wales dan Queensland sejak September lalu. (09riz)

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya