Berita

Duta Besar RI untuk Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Djauhari Oratmangun/Ist

Global

Dubes Oratmangun Ajak Xiaomi Berinvestasi Dan Berkolaborasi Di Indonesia

SELASA, 19 NOVEMBER 2019 | 22:38 WIB | LAPORAN: ICHSAN YUNIARTO

Duta Besar RI untuk Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Djauhari Oratmangun mengunjungi Xiaomi Campus, Beijing, di Xi'erqi, Distrik Haidian, Senin, (18/11).

Oratmangun mengatakan, Xiaomi Campus merupakan kampus baru yang menjadi salah satu pusat riset dan pengembangan produk Xiaomi termasuk produk berteknologi 5G dan artificial intelligence.

Xiaomi yang berdiri sejak tahun 2010 dan saat ini sudah memiliki lebih dari 20 ribu orang pekerja di seluruh dunia. 1.600 di antara para staf nya berasal dari berbagai negara di luar RRT. Mereka bekerja di kampus-kampus Xiaomi di RRT dan berbagai lokasi di dunia.


Dalam diskusi dengan Vice President Public Affairs – International Affairs, Christine Wong, dibahas mengenai rencana Xiaomi untuk memperluas jaringan bisnis dan investasi di Indonesia. Sejak hadir di Indonesia tahun 2014, Xiaomi berkembang dengan cepat dari perusahaan dengan hanya 20 staf hingga sekitar 2.000 orang saat ini.

Staf utama Xiaomi Indonesia kini berjumlah sekitar 100 orang. Sementara pabrik telepon seluler Xiaomi di Batam memperkerjakan lebih dari 2.000 orang. Produksi perdana pabrik Xiaomi di Indonesia terlaksana bulan Februari 2017 yaitu ponsel Redmi 4A.

Diakui oleh Christine Wong, Indonesia adalah partner luar negeri paling penting bagi Xiaomi. Oleh karena itu Xiaomi juga akan menjalin kerja sama lebih banyak dengan Indonesia.

Xiaomi pernah menyelenggarakan 'Suppliers Summit' pada tahun 2018 di Batam dan MIDC Xiaomi Developers Confererence)pada bulan September 2019 lalu di Jakarta. MIDC sukses menarik kehadiran banyak start up Indonesia dan developer individual untuk berbagi ide mengenai pengembangan teknologi.

Dalam kaitan ini, Dubes Oratmangun mengajak Xiaomi untuk terus berkolaborasi dengan start up di Indonesia serta merekrut generasi muda kreatif Indonesia.

Di tahun 2020 mendatang, Xiaomi akan meluncurkan serangkaian produk baru di Indonesia. Menurut Oratmangun, rencana ini perlu dibarengi dengan perluasan jaringan bisnis dan investasi baru di Indonesia.

Melihat demografi dan proyeksi kemajuan ekonomi Indonesia, maka Xiaomi harus menanamkan modal lebih besar di Indonesia.

Christine Wong mengatakan, Xiaomi akan berinvestasi dengan membuka lebih banyak Mi Store dan bekerja sama dengan lebih dari 2.000 toko penjual ponsel di seluruh Indonesia. Investasi lainnya adalah dengan membuka gerai layanan purna jual dan perbaikan produk.

Dalam diskusi itu, lanjut Oratmangun, membahas realisasi visi Xiaomi untuk memberi produk terbaik dengan harga yang layak. Walau lebih dikenal sebagai produsen telepon seluler namun pemasukan terbesar Xiaomi kini dari layanan berbasis internet.

Perkembangan ini karena Xiaomi menyiapkan ekosistem yang didukung berbagai produk pendukung. Xiaomi berharap visi ini bisa dicapai melalui teknologi 5G, artificial intelligence, dan internet of things.

Kunjungan diakhiri dengan melihat contoh smart home Xiaomi yang menggabungkan ketiga teknologi tersebut.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya