Berita

Jaya Suprana/Ist

Jaya Suprana

Belajar Berteman

SELASA, 19 NOVEMBER 2019 | 04:59 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

AYAH dan Ibu saya mewariskan cukup banyak ajaran untuk saya pelajari. Satu di antaranya adalah ajaran berteman dengan pedoman “Satu Musuh Terlalu Banyak, Seribu Teman Terlalu Sedikit”. Maka dalam menempuh perjalanan hidup, saya berupaya lebih mengutamakan pertemanan ketimbang permusuhan.

Ternyata tidak mudah mewujudkan ajaran berteman menjadi kenyataan.

Berteman


Joko Widodo berteman dengan Prabowo Subianto. Bahkan sebagai presiden, Jokowi menunjuk Prabowo menjadi Menteri Pertahanan di dalam kabinetnya. Banyak pihak merasa tidak senang atas pertemanan Jokowi dengan Prabowo.

Sementara ada saja yang lebih suka Megawati tidak berteman dengan SBY. Akibat Surya Paloh merangkul Shohibul Iman, banyak pihak merasa curiga. Akibat AHY menghadap Jokowi di Istana Negara dianggap pengkhianat oleh para pendukung paslon tertentu.

Akibat besuk Ahmad Dani di penjara langsung saya difitnah sebagai Tim Sukses Prabowo, padahal de facto saya berteman dengan Jokowi sejak beliau Walikota Solo. Akibat prihatin atas nasib rakyat tergusur langsung saya dihujat tua bangka bau tanah oleh para buzzer pendukung kebijakan menggusur rakyat.

Zaman Edan

Tampaknya saya memang harus lebih seksama dan cermat dalam belajar berteman. Berteman di zaman milenial memang tidak mudah akibat harus senantiasa waspada, maka siap dicurigai bahkan dihujat sampai difitnah oleh pihak-pihak tertentu yang memang tidak suka pertemanan akibat lebih suka permusuhan.

Di zaman edan memang menurut Ronggowarsito nilai baik dan buruk menjadi terbalik-balik. Yang baik dihujat, yang buruk dipuji tergantung kebutuhan belaka. Agar jangan ikut menjadi edan sebaiknya jangan coba-coba mencari makna zaman edan dengan akal sehat dan pikiran waras.

Alkitab

Namun sulit berteman ternyata bukan sekarang saja. Menurut Alkitab Nasrani, tidak kurang dari Jesus Kristus sempat dipermasalahkan akibat berteman dengan Zacheus sebagai pemungut pajak untuk kaum Romawi sebagai penjajah Jerusalem. Jesus Kristus juga sempat diprotes ketika membiarkan Maria Magdalena membasuh kaki Jesus dengan eau de parfum luar biasa mahal. Bahkan kemudian Jesus Kristus difitnah, diadili, dianiaya dan akhirnya disalib oleh mereka yang tidak suka ajaran kasih-sayang.

Menurut Kitab Kejadian pada Perjanjian Lama Alkitab Nasrani, putra sulung Adam dan Hawa, Kain tega hati membunuh adik kandungnya Habil akibat Kain curiga Habil lebih disayang oleh Tuhan. Memang tidak mudah berteman di alam semesta penuh kebencian ini.

Penulis adalah Pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya