Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pratama (dua dari kiri)/Net
Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pratama (dua dari kiri)/Net
Pelaksanaan Musda tersebut dinilai ilegal lantaran kepengurusan yang sah adalah M. Arqon dan tercantum dalam Surat Kepengurusan (SK) oleh Ketum DPP KNPI periode 2015-2018, M. Rivai Darus.
"Saya rasa Pak Gubernur sudah tahu dan paham kalau M. Arqon ini sudah terpilih karena lebih unggul, dan Pak Gubernur tentu sudah tahu bahwa hasil Kongres XV Pemuda/KNPI di Bogor tahun 2018 adalah Haris Pertama yang unggul dua suara dari Fajri," ujar Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pratama dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (18/11).
Populer
Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11
Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16
Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11
Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58
Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09
Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00
Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39
UPDATE
Senin, 15 Juni 2026 | 08:19
Senin, 15 Juni 2026 | 08:12
Senin, 15 Juni 2026 | 07:54
Senin, 15 Juni 2026 | 07:42
Senin, 15 Juni 2026 | 07:26
Senin, 15 Juni 2026 | 07:15
Senin, 15 Juni 2026 | 07:00
Senin, 15 Juni 2026 | 06:50
Senin, 15 Juni 2026 | 06:27
Senin, 15 Juni 2026 | 06:23