Berita

Pelantikan DPD PKS/Ist

Politik

Tak Cuma Rajin Bicara Oposisi, PKS Dituntut Berikan Solusi

SENIN, 18 NOVEMBER 2019 | 04:40 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Seluruh pengurus baru, kader, dan simpatisan PKS diminta untuk konsisten melayani rakyat.

Hal itu ditekankan Sekretaris Majelis Pertimbangan Partai (MPP), Mulyanto dalam pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pengurus Cabang (DPC) se-PKS Kabupaten Tangerang masa bakti 2019-2020 di Gedung Serba Guna (GSG) Kabupaten Tangerang, Minggu (17/11).

Menurut Mulyanto, sikap oposisi PKS diharapkan dapat memperjuangkan aspirasi rakyat secara maksimal.


"Menjadi oposisi itu bukan pilihan mudah bagi kita semua. Kita dituntut untuk bisa memberikan solusi yang tepat bagi masyarakat walaupun ada di luar struktur pemerintah. PKS harus mampu menjaga amanah yang diberikan rakyat untuk diperjuangkan sebaik-baiknya,” tutur Mulyanto dilansir Kantor Berita RMOLBanten.

Untuk dapat konsisten memperjuangkan aspirasi rakyat, Mulyanto mengajak pengurus, kader, dan simpatisan untuk meluruskan niat.

Kerja politik kader PKS bukan untuk suatu jabatan dan kekuasaan, melainkan melayani rakyat. Niat yang lurus, kata Mulyanto, mampu menjadi penyemangat kerja bagi pengurus, kader dan simpatisan PKS.

"Kerja melayani rakyat itu butuh energi besar. Sehingga pengurus, kader, dan simpatisan PKS harus bisa terus menerus memotivasi diri sendiri untuk tidak mudah menyerah menjalani tugas yang mulia tersebut," katanya.

"Dan motivasi itu baru bisa muncul secara optimal jika kita punya niat yang tulus dalam melayani rakyat,” tutup Mulyanto.

Acara tersebut bertemakan 'Semakin Kokoh Melayani Rakyat'. Hadir beberapa di antaran, Ketua DPP PKS Wilayah Dakwah (Wilda) Banten, Jakarta dan Jawa Barat (Banjabar), Tate Qomarudin, Sekretaris Majelis Pertimbangan Partai (MPP), Mulyanto, dan beberapa tokoh masyarakat Kabupaten Tangerang.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya