Berita

Fahri Hamzah/Net

Politik

Fahri Hamzah: Kesalahan Tuan Erick Thohir Adalah Bicara Nama Ahok

SABTU, 16 NOVEMBER 2019 | 04:42 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Bola liar tengah dilemparkan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah kepemimpinan Menteri Erick Thohir dengan mengajak Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk menduduki kursi petinggi di BUMN.

Bagi mantan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, pernyataan Menteri BUMN, Erick Thohir yang hendak meminang Ahok adalah blunder.

"Kesalahan Tuan Erick Thohir adalah bicara nama (Ahok) sebelum bicara ide memperbaiki BUMN," kata Fahri Hamzah di akun twitternya, Jumat (15/11).


Terbukti dengan gaduhnya publik yang mempersoalkan sosok yang pernah dipenjara lantaran kasus hukum yang menyangkut soal penistaan agama.

Kasus dugaan korupsi lahan untuk pembangunan Rumah Sakit Sumber Waras pun juga kembali mencuat di mana kasus tersebut dikait-kaitkan dengan politisi PDIP ini.

Hal itu diperparah dengan sikap kementerian yang menyebut nama mantan Gubernur DKI Jakarta itu tanpa menjelaskan posisi yang akan ditempatinya.

"Lalu gara-gara Kementerian BUMN tidak menjelaskan status Ahok dari awal, dia enggak ngapain jadi babak belur. Padahal menjabat belum tentu," tandasnya.

Belakangan, kabar masuknya Ahok di jajaran petinggi BUMN makin diperkuat oleh bocoran Wakil Presiden Maruf Amin yang menyebut ada sejumlah pejabat BUMN bakal diberhentikan.

"7 pejabat di lingkungan BUMN. Itu pemberhentiannya. Tetapi penggantiannya belum. Katanya sedang diproses. Kita tunggu saja," tegas Maruf.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya