Berita

Unjuk rasa Hong Kong/Net

Dunia

Seorang Petugas Kebersihan Paruh Baya Tewas Usai Dipukul Pengunjuk Rasa

SABTU, 16 NOVEMBER 2019 | 02:21 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Seorang pria petugas kebersihan berusia 70 tahun tewas usai kepalanya dipukul saat terjadi bentrokan antara pengunjuk rasa propemerintah dan antipemerintah di Hong Kong.

Saat kejadian, dua kelompok pengunjuk rasa saling lempar batu. Sementara pria tersebut sedang istirahat makan siang di Kota Sheung Shui, perbatasan Hong Kong, Rabu (13/11).

Pejabat kepolisian setempat menyebutkan, pria tersebut merupakan pekerja outsourcing yang belum diketahui kewarganegaraannya. Korban diketahui hanya mengambil gambar di tempat kejadian dan tak terlibat kericuhan.


Setelah mendapat perawatan intensif, korban akhirnya meninggal di rumah sakit setempat pada Kamis (14/11).

Atas kejadian tersebut, Departemen Kebersihan dan Makanan Hong Kong (FEHD) mengutuk para pengunjuk rasa atas perbuatan yang dinilai sudah kelewat batas.

"Mereka melakukan tindakan kekerasan di berbagai distrik tiga hari berturut-turut, di mana mereka hanya menyerang anggota masyarakat lainnya,” demikian pernyataan Departemen Kebersihan dan Makanan Hong Kong seperti dimuat BBC, Jumat (15/11).

Pekan ini, kejadian kekerasan di Hong Kong mengalami peningkatan. Beberapa bentrokan terjadi di jalanan bahkan di universitas.

Kepala Eksekutif Hong Kong, Carrie Lam pun mengutuk para pengunjuk rasa, dengan menyebut tindakan tersebut mereka biadab dan tidak menunjukkan masyarakat yang beradab. (09Riz)

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya