Berita

Anggota Komisi I DPR RI, Jazuli Juwaini/Ist

Politik

Anggota Komisi I DPR Bantah Minta Menhan Stop Dan Awasi Misionaris Di Papua

SABTU, 16 NOVEMBER 2019 | 00:31 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tak pernah ada permintaan pengawasan keberadaan misionaris atau pemuka agama di Papua yang disampaikan kepada Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dalam rapat kerja antara Menhan dan Komisi I DPR RI beberapa waktu lalu.

Hal itu ditegaskan oleh Anggota Komisi I DPR RI, Jazuli Juwaini sekaligus meluruskan kabar miring terhadap pernyataannya dalam rapat yang digelar Senin lalu (11/11).

"Tidak ada pernyataan saya minta stop dan mengawasi gerak-gerik misionaris agama tertentu. Bahkan tegas saya katakan misi ceramah agama dilindungi dan tidak ada masalah," tegas Jazuli dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/11).


Dalam rapat tersebut, ia justru meminta semuanya diperlakukan sama terhadap orang-orang yang masuk ke Papua dalam check and clearance, termasuk yang mengatasnamakan membawa misionaris.

"Ini untuk melindungi misi-misi yang mulia tersebut dari penyalahgunaan orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Ini semata-mata keinginan kuat kami agar Papua mendapat kedamaian mengingat acapkali bergejolak dan korbannya adalah rakyat," jelasnya.

Ketua Fraksi PKS ini juga tak bermaksud menyinggung perasaan pemeluk agama manapun, termasuk warga Papua. Jika ada yang salah paham dengan pernyataannya, ia meminta maaf.

"Selama ini Fraksi PKS terus berjuang untuk keutuhan NKRI dan seluruh rakyat Indonesia dengan beragam suku dan agama sesuai prinsip Bhinneka Tunggal Ika," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya