Berita

Mike Pompeo dalam pertemuan para menteri luar negeri dari koalisi global untuk mengalahkan ISIS/CNA

Dunia

AS Desak Koalisi Bawa Pulang Tahanan Militan ISIS Di Irak Dan Suriah

JUMAT, 15 NOVEMBER 2019 | 07:30 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo mendesak para anggota koalisi yang memerangi kelompok militan ISIS untuk membawa pulang para tahanan militan kembali ke negara mereka dan meningkatkan pendanaan mereka untuk membantu memulihkan infrastruktur di Irak dan Suriah yang rusak akibat konflik.

"Anggota koalisi harus mengambil kembali ribuan pejuang teroris asing dalam tahanan, dan memaksakan pertanggungjawaban atas kekejaman yang telah mereka lakukan," kata Pompeo pada pembukaan pertemuan para menteri luar negeri dari koalisi global untuk mengalahkan ISIS (Kamis, 14/11) waktu setempat.

Diketahui bahwa ISIS telah kehilangan hampir semua wilayahnya di Irak dan Suriah. Bahkan, mantan pemimpinnya, Abu Bakar al-Baghdadi tewas dalam serangan pimpinan Amerika Serikat bulan lalu. Meski begitu, kelompok militan itu masih tetap menjadi ancaman keamanan di Suriah dan sekitarnya.


Saat ini, ada sekitar 10 ribu tahanan ISIS dan puluhan ribu anggota keluarga tetap berada di kamp dan penjara di Suriah timur laut yang dijaga oleh sekutu Amerika Serikat, Kurdi Suriah.

Dikabarkan Channel News Asia, Amerika Serikat mendorong negara-negara Eropa untuk mengambil kembali warganya yang menjadi militan ISIS dan ditahan di Suriah. Namun sejauh ini mereka enggan melakukannya.

Dalam kesempatan yang sama, Pomepo meminta anggota koalisi untuk membantu mengisi kekosongan dalam pendanaan demi memulihkan layanan penting dan membangun kembali infrastruktur penting di Irak untuk memfasilitasi kembalinya jutaan pengungsi Irak.

Dia menambahkan bahwa bantuan serupa akan diperlukan di Suriah timur laut.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya