Berita

Dewan Pers/Ist

Nusantara

Dewan Pers: HPN Harus Munculkan Pemikiran Strategis Dan Kritis

RABU, 13 NOVEMBER 2019 | 21:25 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Rencana pelaksanaan Hari Pers Nasional 2020 yang diselenggarakan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan 5-10 Februari 2020 mendatang disambut baik oleh Dewan Pers.

Setidaknya, ada tiga catatan yang disampaikan Ketua Dewan Pers, Muhammad Nuh mengenai penyelenggaraan Hari Pers Nasional yang ia sampaikan saat menerima kunjungan Panitia HPN 2020 yang dipimpin Ketua Umum PWI Pusat, Atal S Depari di Sekretariat Dewan Pers Jakarta, Rabu, (13/11).

"Pertama, ini adalah gawe kita bersama masyarakat pers. Untuk itu kebersamaan lini dunia pers sangat penting," ujar M Nuh yang didampingi Wakil Ketua Dewan Pers, Hendry Ch. Bangun dan anggota Dewan Pers, Agus Sudibyo.


Kedua adalah koreksi dunia pers setelah dijalankannya UU Pers yang sudah menginjak 20 tahun.

"Dari situ kita kombinasikan acara-acara yang bersifat seremoni dengan pemikiran strategis, kritis terhadap dunia pers, dan isu di Indonesia.  Jangan sampai hanya mengangkat isu pers juga, karena dunia pers itu lintas batas," tegasnya.

Menurutnya, harus digelar Focus Group Discussion (FGD) beberapa kali untuk flashback 20 tahun UU pers dan kelanjutannya.

Terakhir menyangkut dampak ekonomi yang harus dimunculkan dalam gelaran Hari Pers untuk masyarakat Kalimantan Selatan. Minimal, jelasnya, dengan melalui sejumlah peliputan untuk mengangkat potensi daerah Kalsel.

"Menurut saya yang menarik dari Kalsel adalah culture di Kalsel. Bukan sekadar tari-tarian, termasuk interaksi sosial masyakarakat Banjar. Kemudian potensi kewilayahan, demografi orang Kalsel. Dalam serial diskusi harus dimasukan nara sumber dari daerah Kalsel," tegasnya.

Sementara itu, Ketua HPN yang juga Ketua Umum PWI Pusat, Atal Depari berharap Dewan Pers menjadi penyelenggara konvensi media massa yang akan diikuti seluruh perusahaan pers dan tokoh pers yang nantinya akan bicara tentang pers ke depan. Hal itu berkenaan dengan kegelisahan pelaku pers yang sat ini dirasakan.

"Apakah ada pengagguran besar-besaran di profesi wartawan. Salah satunya adalah kita ingin mendorong pemerintah membuat regulasi. Misalnya regulasi untuk media sosial," ujar Atal S Depari.

Selain itu, Ketua Panitia Penyelenggara HPN Auri Jaya berencana mengadakan forum investasi yang akan melibatkan beberapa kementerian dan pengusaha serta duta besar negara sahabat, mengingat Kalsel akan menjadi daerah penyangga Ibukota Negara Indonesia yang baru.

"Kami juga akan undang platform dan startup, karena Banjarmasin Kalsel akan menjadi IKN dan sudah disematkan sebagai smart city," terang Auri Jaya.

Hadir dalam pertemuan yang penuh rasa kekeluargaan itu, Ketua Bidang Luar Negeri PWI Pusat Abdul Azis, Ketua Bidang Luar Negeri PWI Nurjaman, Sekjen PWI Mirza Zulhadi, Wakil Sekjen Pro Suprapto.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya