Berita

Sekda DKI Saefullah/Net

Nusantara

Saefullah: Sistem Perencanaan Anggaran Era Gubernur Jokowi Disempurnakan Pak Anies Dengan Libatkan Warga

SELASA, 12 NOVEMBER 2019 | 22:44 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Polemik rancangan KUA-PPAS untuk APBD DKI Jakarta 2020 yang berisi beberapa kejanggalan dipaparkan oleh Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah.

Dalam perjalannya sebagai Sekda DKI, Saefullah sudah mendampingi Gubernur DKI Jakarta sejak era Gubernur Joko Widodo yang saat ini sudah menjabat sebagai Presiden RI.

Saat ini, sistem perencanaan anggaran yang dilakukan tak banyak berubah seperti yang digunakan di era Jokowi.


"Saya disumpah untuk melayani Gubernur Jakarta, siapapun gubernurnya. Sistem perencanaan yang kita bangun terakhir 2015 dengan tim, tidak ada satupun yang dibuang di zaman Pak Anies," kata Saefullah di acara ILC TVOne, Selasa (12/11).

Sistem perencanaan anggaran digunakan dari era Jokowi, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang kemudian diteruskan oleh Djarot Saiful Hidayat, Soni Sumarsono hingga saat ini di era Anies Baswedan.

Kendati demikian, Saefullah yang juga menjabat Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi DKI Jakarta ini mengaku ada peningkatan dalam hal penganggaran.

Di era Anies, Pemprov DKI banyak melibatkan masukan dari masyarakat.

"Di era Pak Anies bahkan ada plus-plusnya. Pertama rembug RW, yakni masukan dan input dari masyarakat yang jumlahnya puluhan ribu. Kemudian ada Musrembang tingkat kelurahan hingga tingkat kecamatan," tandasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Ini Alasan Nusron Wahid Tak Nongol di DPR Usai Anak Buah Dicokok KPK

Rabu, 16 September 2026 | 16:28

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Rabu, 16 September 2026 | 16:17

Panja RUU Pemilu Dipastikan Dibentuk Tahun Ini

Rabu, 16 September 2026 | 16:15

Perlu Diusut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Muara Baru

Rabu, 16 September 2026 | 16:11

PT 5 Persen Bikin Partai Nonparlemen Makin Berat ke Senayan

Rabu, 16 September 2026 | 16:10

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Danantara Diminta Ikut Bantu

Rabu, 16 September 2026 | 16:09

Bapemperda DPRD DKI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 16 September 2026 | 16:00

OPM Bunuh Sopir Angkutan Masyarakat, Mobil Dibakar

Rabu, 16 September 2026 | 15:47

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

Rabu, 16 September 2026 | 15:44

KPK Periksa 3 ASN BPK terkait Dugaan Suap Pengubahan Audit Pemkab Muara Enim

Rabu, 16 September 2026 | 15:32

Selengkapnya