Berita

Laode M Syarif/Net

Hukum

Disinggung Mahfud, KPK Akui Ada Dua Kasus Besar Prioritas Jokowi

SELASA, 12 NOVEMBER 2019 | 14:58 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD sempat menyindir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengenai kasus besar yang dilaporkan Presiden Joko Widodo, tapi tidak diusut.

Menanggapi itu, Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif mengakui memang ada dua kasus besar yang menjadi konsen Presiden Jokowi. KPK mengaku sudah menangani kedua kasus tersebut.

"Sejauh ini memang ada dua kasus yang menjadi konsen presiden dan sejumlah pihak sudah kami tangani. Meskipun butuh waktu karena kompleksitas perkara dan perolehan buktinya," ucap Laode Muhammad Syarif kepada wartawan, Selasa (12/11).


Dua kasus tersebut ialah, kasus pembelian Heli AW-101 dan kasus Pertamina Energy Sisytem atau Petral.

Pada kasus pembelian Heli AW-101, KPK mengaku telah menangani satu orang dari unsur swasta. Sedangkan POM TNI juga telah menangani tersangka yang berlatar belakang militer.

"Penanganan kasus ini perlu kerjasama yang kuat antara KPK dan POM TNI. KPK sedang menunggu hasil audit kerugian keuangan negara yang sedang dihitung BPK," jelas Laode.

Sehingga, terhadap kasus tersebut KPK berharap keterbukaan dan kesungguhan TNI untuk mengungkap kasus itu serta berharap dukungan penuh Presiden dan Menko Polhukam.

"Karena kasusnya sebenarnya tidak susah kalau ada kemauan dari TNI dan BPK," ungkapnya.

Sedangkan kasus korupsi di Pertamina Energy System (PES) atau Petral, KPK kini tengah proses penyidikan terhadap satu orang tersangka.

"Dalam perkara ini, kami membutuhkan penelusuran bukti lintas negara, sehingga perlu kerja sama internasional yang kuat," kata Laode.

Pada kasus Petral, kata Laode, melibatkan beberapa negara seperti Indonesia, Thailand, Uni Emirat Arab, Singapura, dan British Virgin Island.

“Sayangnya hanya dua negara yang mau membantu sedang dua negara lain tidak kooperatif. Kesulitan lain karena, kasus ini melibatkan sejumlah "perusahaan cangkang" di beberapa negara “save heaven” seperti BVI," ungkap Laode.

Dengan demikian, KPK berharap mendapatkan dukungan penuh dari semua pihak untuk penanganan perkara tersebut.

"Lebih dari itu, perlu dipahami, penanganan perkara korupsi tentu harus didasarkan pada alat bukti. Dan kemampuan memperoleh alat bukti sangat dipengaruhi oleh kewenangan yang diberikan UU serta sikap koperatif pihak-pihak yang dipanggil KPK," tandasnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya