Berita

Kapolri Idham Azis dampingi Wapres Maruf Amin/RMOL

Presisi

Maruf Amin: Radikalisme Bukan Soal Pakaian, Tapi Cara Berpikir Dan Perilaku

Kapolri Bangga Wapres Beri Arahan
JUMAT, 08 NOVEMBER 2019 | 17:42 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kapolri Jenderal Idham Azis mendampingi Wakil Presiden Maruf Amin menghadiri kuliah umum kepada peserta Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Dikreg Ke 28 Tahun 2019, di Gedung The Tribrata, Jakarta Selatan, Jumat (8/11).

Acara yang bertema "Pembangunan Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Pancasilais Guna Menyongsong Indonesia Emas" itu diawali kata sambutan sekaligus pengantar yang disampaikan oleh Kapolri.

Idham menyampaikan terima kasihnya kepada Wapres lantaran menyempatkan hadir sekaligus memberikan kuliah umum.


"Kehadiran Bapak Wakil Presiden di tengah-tengah Para Peserta Sespimti baik dari TNI Polri merupakan yang pertama semenjak dilantik. Merupakan suatu kebanggaan bagi kami dapat menerima arahan dan masukan dari Bapak Wapres," kata Idham dalam sambutanya.

Di hadapan 62 peserta Sespimti, Maruf meminta Polri mencegah radikalisme di Indonesia. Selain radikalisme, dia juga meminta Polri mengatasi persoalan yang menyangkut hal-hal intoleran.

"Kita harus mencegah ada kelompok yang keluar dari komitmen kebangsaan, radikalisme, dan intoleran," kata Wapres.

"Radikalisme itu bukan soal pakaian, tapi cara berpikir, cara bersikap, perilaku dan cara bertindak. Upaya yang harus kita lakukan, (ialah) meluruskan cara berpikir, sikap bertindak, dan gerakan-gerakannya. Perlu ada upaya intensif tentang kontraradikalisme dan deradikalisasi," sambung Maruf.

Selain radikalisme, Maruf juga mengingatkan para peserta soal ancaman khilafah. Meski begitu, Maruf memastikan bahwa khilafah tidak akan masuk ke Indonesia. Sebab paham tersebut tak diterima.

"Pertanyaannya kenapa khilafah ditolak di RI? Bukan ditolak tapi tertolak, kalau tertolak memang tak bisa masuk. Bukan karena Islami, (atau) tak Islami," kata Maruf.

Alasannya, lanjut Maruf, paham khilafah tidak sesuai dengan kehidupan di Indonesia. Dia mengatakan, perlu ada cara untuk menyamakan pemahaman Islam untuk masyarakat Indonesia.

"Secara proporsional khilafah tertolak karena menyalahi kesepakatan (bahwa) Indonesia adalah NKRI. Kalau itu jadi khilafah maka tidak NKRI lagi, negara kesatuan khilafah Indonesia," ujranya.

Hal inilah, kata Maruf yang perlu diluruskan pemahamannya.

"Islam kita itu Islam kaffah, utuh tapi ada kesepakatannya, kesepakatan nasional. Jadi penting untuk kita, komitmen kebangsaan harus diperkuat," pungkas Maruf.

Hadir dalam acara tersebut antara lain Mendagri Tito Karnavian; Ketua MPR Bambang Soesatyo, Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto dan Gubernur DIY Sri Sultan HB X. Turut Hadir juga pejabat utama Mabes Polri dan peserta Sespimti sebanyak 62 orang terdiri 50 orang dari Polri, 4 orang dari TNI AD, 4 orang dari TNI AL, 4 orang dari TNI AU.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

KKB dan Ancaman Nyata terhadap Kemanusiaan di Papua

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:59

Telkom Turunkan 20 Ribu Personel Amankan Layanan Telekomunikasi

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:40

Salat Id Sambil Menikmati Keindahan Gunung Sumbing dan Sindoro

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:19

PKS Minta DPR dan Pemerintah Rombak APBN 2026

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:55

Ketika Gerakan Rakyat Kehilangan Akar

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:35

BGN Perketat Pengawasan Sisa Pangan dan Limbah MBG

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:15

Tokoh Perempuan Dorong Polri Telusuri Dugaan Aliran Dana Asing

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:59

Arsitek Penyelesaian Kasus HAM Masa Lalu di Timor Leste

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:33

Pertemuan Prabowo-Megawati Panggilan Persatuan di Tengah Kemelut Global

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:13

Pengamanan Selat Bali

Jumat, 20 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya