Berita

Proses pemakaman mahasiswa Halu Oleo/Repro

Presisi

Penyelidikan Mahasiswa Halu Oleo, Proyektil Peluru Di TKP Identik Dengan Senjata Polri

KAMIS, 07 NOVEMBER 2019 | 13:55 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Enam selongsong dan tiga proyektil peluru ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) tewasnya mahasiswa Universitas Halu Oleo, Randi saat berunjuk rasa menolak RUU KUHP dan UU KPK di depan gedung DPRD Kendari, Sulawesi Tenggara.

“Dari hasil uji balistik, selongsong peluru dan proyektil yang ditemukan kemudian disandingkan dengan enam senjata api yang diduga dibawa oleh enam anggota Polri,” kata Kasubdit V Direktorat Tindak Pidana Umum (Ditipidum) Bareskrim Polri, Kombes Chuzaini Patoppoi di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (7/11).

Menurut Kombes Chuzaini yang juga menjadi ketua tim investigasi penyidikan kasus ini, dua proyektil dan selongsong peluru yang ditemukan identik dengan senjata jenis HS yang dibawa salah  satu anggota yang membawa senjata saat kejadian.


“Menyimpulkan dua proyektil dan selongsong identik senjata api jenis HS yang dimiliki Brigadir AM (Abdul Malik),” ujarnya.

Dari hasil gelar perkara, Brigadir AM telah ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga melakukan tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa dan atau karena kelalaian yang menyebabkan orang meninggal atau luka. Ia dijerat dengan sangkaan Pasal 351 ayat (3) KUHP, atau Pasal 359 KUHP subs Pasal 350 ayat (1) dan ayat (2).

“Terhadap Brigadir AM dilakukan penahanan dan berkas perkara dilimpahkan JPU,” demikian Patoppoi.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya