Berita

Direktur Jenderal Imigrasi Kemenkumham RI Ronny F. Sompie/Net

Hukum

Dirjen Imigrasi Ronny Sompie Hadiri Konsultasi Keimigrasian Indonesia-Malaysia

RABU, 06 NOVEMBER 2019 | 18:30 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia (Ditjen Imigrasi) dan Jabatan Imigresen Malaysia (JIM) baru saja melaksanakan kegiatan Indonesia-Malaysia Immigration Consultation untuk yang kedua kali pada 5 November 2019 di Kuching, Sarawak, Malaysia.

Dalam pertemuan tersebut, Ditjen Imigrasi Indonesia dipimpin oleh Direktur Jenderal Imigrasi Kemenkumham RI Ronny F. Sompie dan pihak Keimigrasian Malaysia (JIM) dipimpin oleh Ketua Pengarah Imigresen Malaysia Dato' Indera Khairul Dzaimee Bin Daud dan dihadiri oleh semua delegasi instansi Imigrasi kedua negara.

Pertemuan yang merupakan lanjutan pertemuan pertama yang dilaksanakan di Batam, Indonesia pada tahun 2018 merupakan satu medium dan platform dalam rangka mempererat hubungan antar agensi keimigrasian untuk membincangkan isu-isu yang berkaitan dengan permasalahan keimigrasian serta penanganannya melalui kerjasama kedua instansi yang menangani tugas dan fungsi keimigrasian di kedua negara.


Fokus utama pembahasan meliputi isu-isu berkaitan dengan permasalahan perbatasan, seperti kesepakatan dalam manajemen wilayah perbatasan, pengawasan mobilitas orang yang keluar masuk melalui perbatasan antara Indonesia dan Malaysia, perlindungan warga negara khususnya para pekerja migran dan keluarga seperti pengurusan izin tinggal, pembuatan kesepakatan kerja sama, pelaksanaan pelatihan bersama dan peningkatan kapasitas sumber daya para pegawai Imigrasi dari kedua negara.

Pengurusan Pendatang Asing Tanpa Izin (PATI) juga dibahas sebagai bagian yang berkelanjutan atas upaya Ditjen Imigrasi Indonesia memberikan perlindungan kepada pekerja migran Indonesia di Malaysia dan bagian dari pembahasan mengenai isu-isu permasalahan pada rumah detensi di Malaysia serta langkah-langkah untuk membantu mempercepatkan pengurusan proses pemulangan warga Indonesia yang bermasalah dengan hukum dari Malaysia kembali ke Indonesia.

Selain itu, isu perdagangan manusia dan sindikatnya juga dibahas serta pembahasan pembuatan kerjasama strategik yang dapat diimplementasikan pada masa akan datang.

Kedua instasi dibidang keimigrasian ini juga menyadari keterkaitan erat dengan kerjasama instasi lainnya terutama untuk pengambilan keputusan tentang solusi terhadap permasalahan ketenagakerjaan.

Oleh karena itu, masing-masing instansi telah menunjuk seorang penghubung yang dapat meneruskan komunikasi diantara kedua instansi dalam menyelesaikan permasalahan yang telah disepakati dalam pertemuan tersebut.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan kegiatan olah raga bersama untuk mempererat tali silaturahmi antar para pegawai dari Ditjen Imigrasi.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya