Berita

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian/Net

Politik

Ini Rencana Strategis Mendagri Di Bawah Tito Karnavian

RABU, 06 NOVEMBER 2019 | 15:47 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/11). Di hadapan anggota Komisi II DPR RI, Tito memaparkan Rencana Strategis (Renstra) Kemendagri tahun 2020-2024.

Setidaknya ada lima arah kebijakan mendasar Kemendagri yang dipaparkan Tito. Yakni Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), Pembangunan Infrastuktur, Penyerderhanaan Regulasi, Birokrasi dan Transformasi Ekonomi.

Dari sisi pembangunan SDM, Kemendagri bakal melakukan pembinaan dan penyelenggaraan pemerintahan umum yang meliputi program administrasi kependudukan dan pencatatan sipil. Sementara di aspek pembangunan infrastuktur, optimalisasi program otonomi daerah akan dimaksimalkan.


Tito menjelaskan, pembangunan infrastuktur ini diharapkan seluruh Kepala Daerah bisa menyelaraskan dan bersinergi dengan pemerintah pusat dalam membangun infrastuktur.

"Misalnya dari sisi pembebasan lahan, Pemda diharapkan ikut membantu baik dari sisi pembiayaan maupun menyelesaikan persoalan yang timbul akibat pembangunan infrastuktur yang dilakukan pemerintah pusat," jelas Tito.

Dari sisi penyederhanaan regulasi, Kemendagri akan mendorong iklim investasi yang kompetitif, salah satunya dengan mendorong aplikasi-aplikasi yang mempermudah regulasi dan perizinan.

"Kami akan nilai mana-mana saja Pemda yang berprestasi dalam hal mendorong investasi, dengan begitu maka akan tercipta iklim yang kompetitif," jelas Tito.

Rencana strategis lainnya adalah reformasi birokrasi. Hal ini sesuai dengan visi reformasi, yakni “Pemerintah Kelas Dunia Tahun 2025”. Nantinya, program prioritas reformasi birokrasi diarahkan untuk mewujudkan birokrasi pemerintahan yang ramping, efektif dan efisien, serta mengoptimalkan pelayanan.

Dan yang terakhir transformasi ekonomi. Dalam upaya mentransformasi dari ketergantungan pada sumber daya alam menjadi peningkatan daya saing manufaktur dan jasa serta untuk mendukung capaian indikator makro nasional, Kemendagri mendorong Pemprov dan Pemkab/Pemkot melakukan sinkronisasi dan sinergitas dengan kebijakan pusat.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Fuad Bawazier: Kekayaan Alam Indonesia Dikuasai Segelintir Orang

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:19

Nanik Deyang Langsung Ditelepon DPR Usai Didemo Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:08

Eks Dirjen Kuathan Emosional Bela Leonardi: Ini Perjuangan Negara

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:53

Koperasi Karyawan Forwarder, Bukan Alat Konflik tapi Jembatan Keseimbangan

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:37

Mahasiswa Bubarkan Diri Usai Bertemu Dasco Cs

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:27

Fuad Bawazier Curiga Ada Penghambat di Lingkaran Istana

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:19

IDEacraft Sulap Produk Dekorasi Rumah Menjadi Peluang Usaha Berkat Pemberdayaan BRI

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:04

DPR Langsung Telepon Bahlil Menjawab Keresahan Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:35

Jalani Tes Kesehatan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Selangkah Lagi ke Meja Hijau

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:33

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukti Jokowi Sakti Mandraguna

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:22

Selengkapnya