Berita

Tito Karnavian dan Idham Azis/Net

Presisi

Tito Karnavian: Tugas Kapolri Paling Kompleks Di Antara Kepala Polisi Dunia

RABU, 06 NOVEMBER 2019 | 11:49 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pekerjaan yang dibebankan kepada seorang kepala Kepolisian Republik Indonesia (kapolri) tidak mudah. Sebab, Indonesia merupakan negara yang heterogen dengan bentangan wilayah seluas tiga zona waktu dan memiliki luas kepulauan terbesar.

Selain itu, Indonesia merupakan negara berpenduduk terbesar keempat di dunia.

Begitu pesan mantan Kapolri Jenderal (Purn) Tito Karnavian saat memberi sambutan usai penyerahan pataka Korps Bhayangkara kepada Kapolri Jenderal Idham Azis di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu (6/11).


“Jadi tidak berlebihan jika dikatakan tugas kapolri yang paling kompleks sebagai kepala kepolisian di seluruh dunia,” kata Tito.

Dia lantas membandingkan dengan kepolisian di China. Secara jumlah personel, Polri kalah banyak dari kepolisian negeri Tirai Bambu. Tapi di satu sisi, sambung Tito, sistem politik di China tertutup. Hanya satu partai politik, sehingga cenderung mudah dikendalikan.

Sementara Polri memilki tugas yang cukup berat. Sebab, sistem politik di Indonesia terbuka. Selain itu, juga masih banyak masyarakat kelas menengah ke bawah, sehingga berpotensi membuka peluang konflik horizontal maupun vertikal.

“Maka menjaga stabilitas negara sebesar ini tidak mudah,” ujarnya.

Tito juga mengingatkan bahwa tantangan Polri mendatang juga berat. Sebab ada gelaran Pilkada Serentak 2020 yang diikuti 270 daerah.

Kendati begitu, dia yakin Idham Azis yang memiliki cukup bekal pengalaman tugas-tugas operasi di wilayah yang ditunjang dengan kemampuan akademik mampu mengemban tugas sebagai Kapolri.

“Insyaallah, Idham Azis dapat melaksanakan tugas-tugas tersebut,” demikian Tito.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

ANTAM Pertahankan Posisi di Tiga Indeks ESG KEHATI Periode Juni–November 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:22

Dari Korupsi BGN ke RUU HAM: Meninjau Korban yang Terlupakan

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:02

KSAU Resmikan Skadron Udara 18 di Lanud Halim, Perkuat Dukungan Penerbangan Kenegaraan

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:01

Pimpinan DPR Siap Temui Mahasiswa yang Demo di Parlemen Hari Ini

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:57

PGN Gelar Program Bedah Dapur GasKita 2026 demi Manjakan Pelanggan

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:45

KPK Dalami Peran Mertua Menpora Dito Ariotedjo dalam Skema Kuota Haji 50:50

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:42

BPJPH dan ESQ Siapkan SDM Tangguh Hadapi Wajib Halal 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:37

Sugiono Sampaikan Salam Prabowo untuk Putin, Minta Maaf Absen di KTT ASEAN-Rusia

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:35

Harga Minyak Dunia Stabil saat Selat Hormuz Kembali Dibuka

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:27

93 Sekolah Rakyat Permanen Hampir Rampung, Mensos Imbau Pemda Perkuat Kolaborasi

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:09

Selengkapnya