Berita

Dubes RI untuk Rusia M Wahid Supriyadi saat mengunjungi Sekolah Batik di Moskow/KBRI Moskow

Dunia

Sekolah Batik Moskow, Bikin Batik Semakin Dikenal Di Rusia

SENIN, 04 NOVEMBER 2019 | 14:48 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Batik bukan lagi barang baru di Rusia. Bahkan, bisa dibilang batik menjadi karya seni yang telah dikenal luas di masyarakat Rusia.

Buktinya, sejak 4 tahun silam telah Sekolah Batik Moskow. Di tempat ini, batik dipelajari dalam bagian pendidikan seni.

Nadezhda Ulumbekova, pendiri Sekolah Batik Moskow, mengaku telah mulai mempelajari batik sejak 22 tahun yang lalu ketika ia belajar di Sekolah Seni di Moskow.


Keberadaan Sekolah Batik Moskow ini membuat Duta Besar RI untuk Rusia merangkap Belarus, M. Wahid Supriyadi, tertarik mengunjungi. Saat bertemu Dubes pada 30 Oktober lalu, Nadezhda mengakui kekagumannya pada batik. Khususnya batik Indonesia yang khas dan pengerjaannya sangat rumit.

Menurut Nadezhda, batik Indonesia sangat bagus dan menarik dengan aneka ragam corak. Ketertarikan terhadap batik Indonesia semakin besar setelah dia mengikuti workshop batik yang diselenggarakan selama Festival Indonesia di Moskow. Pada Festival Indonesia keempat awal Agustus lalu dia diberi kesempatan untuk berpartisiasi.

“Dengan mengetahui batik Indonesia saya dapat menambah wawasan dan berbagi pengetahuan kepada murid-murid saya tentang batik,” kata Nadezhda dalam keterangan tertulis Kedubes RI di Moskow.

Nadezhda menuturkan, batik di Rusia berbeda dengan batik Indonesia yang merupakan seni tradisional yang dibuat dengan canting dan menjadi pakaian keseharian. Di Rusia, batik adalah salah satu aliran dalam seni yang memiliki banyak penggemar.

“Kami menggunakan teknik cold batik, yaitu dengan cara melukis langsung pada bahan/kain,” ujar Nadezhda sambil memperlihatkan karya-karya seni batiknya kepada Dubes Wahid.

Menariknya, sejak 2015, Nadezhda mengajarkan soal batik di sekolahnya mayoritas dilakukan secara online. Karena pesertanya tidak hanya dari Rusia. Tetapi juga orang Rusia yang tinggal di Prancis, Jepang, Kanada, Italia, hingga Lithuania.

Nadezhda juga aktif memperkenalkan dan berkomunikasi dengan publik mengenai batik karyanya melalui berbagai media sosial yang pengikutnya cukup banyak. Karya seni batik yang dibuatnya terutama untuk dekorasi, lukisan kain, pakaian, dan barang-barang interior.

Dubes Wahid mengemukakan bahwa batik adalah warisan leluhur bangsa Indonesia yang memiliki keanearagaman motif.

“Kita bisa lihat batik dari titik-titik lukisannya seperti ini,” kata Dubes Wahid kepada Nadezhda sambil menunjukan jaket batik kreasi salah satu desainer Indonesia, Ferry Sunarto, yang dikenakannya.

Dubes Wahid mendukung keinginan Nadezhda berkunjung ke Indonesia untuk mengetahui batik Indonesia secara langsung. Dubes Wahid berharap Nadezhda dapat turut lebih memperkenalkan batik Indonesia di Rusia yang sudah mulai dikenal. Menurut Dubes Wahid, empat kali penyelenggaran Festival Indonesia di Moskow berdampak besar terhadap promosi batik di Rusia.

“Diharapkan batik Indonesia semakin diminati di Rusia. Baik untuk aksesoris, seni, atau hiasan interior, termasuk pakaian. Diharapkan juga ke depan terdapat butik-butik batik di Rusia,” pungkas Dubes Wahid.     

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya