Berita

Jurubicara PKS Ahmad Fathul Bari/Net

Politik

PKS Bantah Pertemuan Dengan Surya Paloh Untuk Ganggu Pemerintahan Jokowi

SABTU, 02 NOVEMBER 2019 | 13:55 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sebagian publik menilai pertemuan antara elit Partai Nasdem dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang berlangsung awal pekan lalu untuk menghambat pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin.

Jurubicara PKS Ahmad Fathul Bari mengatakan, saat bertemu dengan pimpinan PKS, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menyebut PKS adalah saudara tua Nasdem.

"Ketika di kantor PKS pun berkali-kali Pak Surya menyampaikan bahwa PKS ini saudara tua. Jadi sebagai partai politik yang sudah lebih dulu berkontestasi, PKS sebagai saudara tua, dan itu sebuah kehormatan," kata Ahmad dalam diskusi bertajuk "Memaknai Pelukan Politik PKS dan Nasdem" di Kedai Sirih Merah, Jakarta Pusat, Mentang, Sabtu (2/11).


Dia menambahkan, momen pertemuan antara PKS dengan Nasdem adalah suatu hal yang wajar dalam dunia politik.

"Apa yang dilakukan oleh dua pimpinan partai dan dua institusi ini juga hal yang wajar saja, dan juga hal yang baik, karena melewati kontestasi yang banyak kalangan dianggap terlalu keras benturannya," kata dia.

Pertemuan politik yang terjadi antara Surya Paloh dengan Presiden PKS Sohibul Iman sebelumnya sudah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

"Dan itu pun sebetulnya sudah dicontohkan oleh Pak Jokowi, ketika bertemu dengan Pak Prabowo. Dan selanjutnya partai politik juga cair, saling bersilaturahmi," tutup Ahmad.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya