Berita

Bernhard Limbong/RMOL

Sepak Bola

KONGRES LUAR BIASA PSSI

Di Lokasi Kongres, Bernhard Limbong Mundur Dari Bursa Calon Ketua Umum

SABTU, 02 NOVEMBER 2019 | 10:16 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Salah satu kandidat calon Ketua Umum PSSI 2019, Bernhard Limbong mengundurkan dari bursa caketum di federasi sepak bola tanah air ini. Hal itu diungkapkannya langsung sebelum acara Kongres Luar Biasa PSSI 2019 dimulai.

Bernhard mundur mengaku ada faktor kesibukan lain sehingga memilih mundur.

"Kalau saya pribadi mengatakan karena kesibukan saya tadi. Saya mundur sebagai pencalonan ketua umum PSSI," ujar Bernhard kepada wartawan lokasi acara, Sangri La Hotel, Jakarta Pusat, Sabtu (2/11).


Jenderal TNI purnawirawan bintang satu ini mengungkapkan bahwa Kongres PSSI kali ini tidak boleh main-main. Menurutnya, jika salah satu calon ketua umum PSSI masih aktif di istitusi lain, maka harus mundur dari jabatannya.

Bernhard mengapresiasi Jenderal Polisi Tito Karnavian yang menyatakan mundur dari Kapolri lantaran diminta untuk menjadi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ha itu pun seharusnya diterapkan di PSSI.

"Masyarakat kita yang menginginkan (ketum) full time. Ini tidak boleh main-main. Jadi siapapun yang terpilih harus konsekuen. Jangan ada alasan begini dan begitu," ujar Bernhard.

"Makannya sebenarnya kalau memang mau seperti katakanlah Pak Tito Karnavian Mendagri mundur dari kepolisian. Ini siapapun nanti kalau berdinas mesti mundur dari jabatan struktural kalau konsekuen," sambungnya.

Sebelumnya ada 11 calon ketua umum PSSI: Arif Putra Wicaksono, Aven S. Hinelo, Benhard Limbong, Benny Erwin, Fary Djemi Francis, La Nyalla Mattalitti, Rahim Soekasah, Mochamad Iriawan, Vijaya Fitriyasa, Yeyayas Oktavianus, dan Sarman El Hakim.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya