Berita

Ketum Nasdem Surya Paloh sowan ke DPP PKS/RMOL

Politik

Nasdem Sowan Ke PKS, Pengamat: Mereka Belajar Dari PDIP Saat Gaet Prabowo

JUMAT, 01 NOVEMBER 2019 | 15:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pertemuan Ketua Umum (Ketum) Partai Nasdem, Surya Paloh dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjadi sebuah pembelajaran politik.

Bukan tanpa alasan, menurut Analis politik dari Lembaga Survey Kedai Kopi Hendri Satrio, bertemunya Surya Paloh dengan Presiden PKS Sohibul Iman merupakan praktik belajar berpolitik Nasdem gaya PDI Perjuangan.

Pria yang kerap disapa Hensat ini menambahkan, Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto melakukan pertemuan sebelum Prabowo memutuskan untuk geser dari oposisi menjadi koalisi.


“Nasdem ini sebenarnya belajar juga dari PDIP, kan PDIP bisa tuh berkoalisi sama Prabowo. Unjuk gigi aja dia (Nasdem). Situ (PDIP) bisa gaet Prabowo, gue juga bisa gaet oposisi PKS,” ungkap Hensat kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (1/11).

Hensat menambahkan Nasdem tengah memperbanyak kawan politik agar kekuasannya bisa langgeng di dunia politik.

“Ini jadi pengalaman penting buat Nasdem, bahwa kalau mau langgeng di kekuasaan ya enggak ada tuh oposisi abadi, harus ada koalisi yang dipelihara juga. Makanya kemudian ini dilakukan oleh Nasdem. Tujuannya sama aja, ngebanyakin temen,” jelasnya.

Saat disinggung apakah ada kemungkinan Nasdem dan PKS membahas Pilpres 2024, Hensat menegaskan, terlalu jauh jika pertemuan itu untuk membahas Pilpres.

"Ini mau pilkada 2020, 2024 kejauhan,” pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya