Berita

Sang Sukrasana/Ist

Nusantara

Sang Sukrasana, Wayang Asli Indonesia Persembahan Laskar Indonesia Pusaka

JUMAT, 01 NOVEMBER 2019 | 14:55 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Menyambut perayaan Hari Wayang Nasional, Laskar Indonesia Pusaka yang didukung Bakti Budaya Djarum Foundation akan menyelenggarakan pagelaran wayang orang bertajuk 'Sang Sukrasana' di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Minggu (17/11).

"Pagelaran 'Sang Sukrasana' adalah persembahan karya visual dari generasi muda bangsa Indonesia dengan bimbingan para senior yang memahami pakem Jawa klasik yang berbudi luhur layaknya seluruh cerita dalam pewayangan,” ujar penggagas ide 'Sang Sukrana', Jaya Suprana dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (1/11).

Menurutnya, wayang merupakan sarana sosialisasi komunikasi yang terbukti sangat efektif menyampaikan pesan-pesan sejak zaman pergerakan perjuangan kemerdekaan.


Tokoh Sukrasana adalah tokoh wayang asli dari Indonesia, bukan dari Mahabharata. Cerita klasik Sukrasana dan sang kakak, Sumantri terjadi jauh sebelum adanya Mahabharata yang konon saat para dewa-dewi masih hidup berdampingan dengan manusia.

Sukrasana, jelasnya, adalah ksatria sakti mandraguna yang dilatih oleh salah satu dewa terkuat di kahyangan, yakni Batara Indra. Sukrasana memiliki kekuatan luar biasa, memiliki wajah yang menyerupai buto kecil, menyeramkan dan buruk rupa.
 
Sedangkan kakaknya, Sumantri adalah ksatria yang ambisius dan tampan rupawan. Dalam banyak hal, Sukrasana sangat menyayangi kakaknya dan selalu ada untuk membantu kakaknya dalam peperangan atau dalam kesulitan dengan kekuatannya tanpa pamrih. Kisah Sumantri dan Sukrasana memiliki akhir yang tragis ketika kesetiaan dikhianati oleh ambisi.

Jaya menjelaskan, kisah 'Sang Sukrasana' terinspirasi dari situasi negara yang sedang dirundung kemelut perebutan kekuasaan dan melalaikan kepentingan rakyat kecil yang seharusnya wajib disejahterakan. Padahal, rakyat kecil memiliki kesaktian luar biasa, dapat memicu perubahan di dalam bangsa jika tidak dikhianati oleh ambisi semata.
 
Dilakoni oleh aktor Lukman Sardi sebagai Sukrasana, 'Sang Sukrasana' melibatkan seluruh lapisan masyarakat Indonesia lintas generasi dari berbagai kalangan dari Wayang Orang Bharata, PATI serta Prajurit TNI dan Polri, para Purnawirawan, serta tokoh-tokoh pecinta wayang orang.

Selain Lukman Sardi, nama beken lainnya adalah Maudy Koesnaedi sebagai Dewi Citralangeni, Asmara Abigail sebagai Dewi Citrawati, Ruth Marini, Inayah Wahid, dan Tina Toon.
 
Pagelaran ini juga didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Bakti Budaya Djarum Foundation, BCA, Sinarmas, SCTV, Caffino Coffee, Sariayu Martha Tilaar, Jaya Suprana School of Performing Arts, Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Jamu Jago, Matara Art Centre, TNI, Polri, dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta.

Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation, Renitasari Adrian berujar saat ini berbagai kalangan mulai tertarik mendukung bahkan terlibat langsung dalam upaya pelestarian budaya Indonesia.

"Dengan keterlibatan selebritis dan public figure dalam pagelaran yang mengambil cerita wayang ini tentunya akan semakin meningkatkan apresiasi masyarakat luas dan menginspirasi generasi muda untuk berperan serta dalam pelestarian seni budaya, khususnya seni pertunjukan Indonesia,” ujar Renitasari.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya