Berita

Jurubicara PA 212, Novel Bamukmin/RMOL

Politik

Novel Bamukmin: Menag Harus Mundur Karena Sudah Bikin Gaduh

KAMIS, 31 OKTOBER 2019 | 22:45 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Protes keras ditunjukan oleh PA 212 terkait dengan polemik larangan penggunaan cadar dan celana cingkrang yang sempat diwacanakan Menteri Agama, Fachrul Razi.

Jurubicara PA 212, Novel Bamukmin menegaskan, Menag harus berpikir ulang terkait dengan hal itu lantaran sensitif dan bikin gaduh publik.

Jika tetap nekat menggulirkan wacana tersebut dengan dalih keamanan, maka mantan Wakil Panglima TNI ini diminta meletakan jabatannya.


"Segera menag mengundurkan diri karena telah melakukan kegaduhan terus," kata Novel Bamukmin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (31/10).

Baginya, masih banyak persoalan lebih besar yang harus disoroti Kementerian Agama dibanding urusi masalah cadar yang jelas-jelas dianjurkan agama.

"PR Kemenag itu masih banyak dan lebih penting diselesaikan dibanding masalah cadar. Seperti jual beli jabatan, LGBT, komunis, aliran sesat, penistaan agama, pornografi dan lain sebagainya," tegasnya.

Di sisi lain, advokat dari ACTA ini juga berpandangan larangan Kemenag berpotensi melanggar hak asasi manusia (HAM).

Usai menuai polemik, Menag belakangan menyebut bahwa pernyataannya beberapa waktu lalu bukan bertujuan untuk melarang penggunaan cadar dan celana cingkrang, melainkan hanya rekomendasi.

"Masa Menag mengeluarkan larangan? Enggak ada. Kita merekomendasi. Kan tidak ada ayat-ayat yang menguatkan penggunaan cadar. Tapi juga enggak ada yang melarang, silakan saja," papar Fachrul di Istana Kepresidenan.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya