Berita

Menko Polhukam Mahfud MD/Net

Politik

Fahri: Ayo Pak Mahfud Kerja Yang Bener, Jangan Pencitraan

KAMIS, 31 OKTOBER 2019 | 20:21 WIB | LAPORAN: ICHSAN YUNIARTO

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD disarankan untuk lebih fokus bekerja.

Hal ini diungkapkan Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Dia meminta Mahfud MD untuk lebih fokus ketimbang membangun narasi pencitraan.

"Ayo fokus Pak Mahfud MD,  kita kasih waktu, kami diam bukan karena dapat apa-apa atau takut. Enggak ada istilah takut, pemerintah itu pegawainya rakyat, pajak rakyat dirampas untuk pejabat," tulis Fahri lewat akun Twitternya, Kamis (31/10).


"Kerja yang bener, jangan ngarang cerita kosong, jangan pencitraan, capek tauk! Capek!" tegasnya.

Fahri merasa heran dengan menteri-menteri di Kabinet Indonesia Maju. Dia menuding jika pejabat setiap hari hanya membicarakan tentang pencitraan.

"Kok pejabat setiap hari bicara citra dan masalah. Pejabat ini ngomong soal-soal gak penting. Ngarang cerita kiri kanan, katanya masalah tambah banyak, seolah masalah ini tambah darurat, selalu ada, gak bisa diberantas, ekstra ordinary, berkembang, tambah canggih. Lah terus negara gunanya apa coba kalau masalah enggak selesai?" paparnya.

Lebih lanjut Fahri menegaskan jika rakyat hanya ingin kedamaian dan rasa aman.

"Orang pengen suasana damai, aman, adil, kebebasan dan ekspresi dijamin. Ekonomi membaik, perut kenyang, ada pakaian, ada rumah, bisa berobat kalau sakit, itu aja," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya