Berita

Mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah/Net

Politik

Tegur Dahnil, Fahri Hamzah: Bro, Jangan Seret Pak Prabowo Ke Isu Kecil

KAMIS, 31 OKTOBER 2019 | 19:45 WIB | LAPORAN: ICHSAN YUNIARTO

Jurubicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak mendapat teguran dari Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.

Bukan tanpa alasan, Fahri menegur Dahnil terkait cuitan tentang gaji Prabowo di Menteri Pertahanan (Menhan). Fahri menyarankan agar Prabowo tidak diseret ke isu kecil.

"Sebaiknya beliau jangan diseret ke isu kecil soal gaji dan mobil," tulis Fahri lewat akun Twitternya, Kamis (31/10).


Fahri juga meminta Dahnil untu melibatkan Prabowo terhadap isu-isu besar.

"Ayo jawab soal isu-isu besar terkait integrasi bangsa kita, bangsa ini memerlukan Pak Prabowo untuk membangun kepercayaan dirinya yang penuh trauma kepada jenggot, cadar, celana Cingkrang," ajak Fahri.

Fahri juga mengajak masyarakat untuk membantu Prabowo mengukir sejarah.

"Eman-eman Pak Prabowo jadi menteri, orang besar. Justru negara memberi fasilitas supaya kepentingan pribadi dan orang lain enggak masuk. Jadi sudahlah mari bantu Pak Prabowo bikin sejarah," tegas Fahri.

Dahnil pun menjawab cuitan Fahri. Dia berkilah jika cuitan klarifikasi terkait gaji Prabowo merupakan jawaban dari perntanyaan wartawan.

"Saya sepakat dengan ini, itu pertanyaan pewarta dan netizen setelah kuliah umum beliau. Konteksnya menjawab pertanyaan," balasanya.

Seperti diketahui, Prabowo menegaskan menerima gaji dari tugasnya sebagai Menteri Pertahanan. Hal ini mematahkan pernyataan Dahnil yang menyebut Prabowo tak menerima gaji selama jadi Menhan.

Dahnil pun berkilah jika gaji Prabowo akan disumbangkan.

"Sobat sekalian, setelah menerima info dari Kemenhan dan Setneg bahwa gaji, tunjangan harus diterima maka Pak Prabowo harus taat aturan dan azas. Maka beliau akan menerima, namun akan disalurkan kepada yayasan seperti yayasang kanker, lembaga zakat dan rumah ibadah," demikan Dahnil .

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya