Berita

Wapres Maruf Amin/Net

Politik

Maruf Amin: Pemuda Harus Jadi Pelopor Kebhinnekaan Dan Keutuhan NKRI

SELASA, 29 OKTOBER 2019 | 11:37 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-91 yang mengusung tema utama "Bersatu Kita Maju" untuk mewakili situasi bangsa yang dirongrong  keutuhannya dan terancam persatuannya lantaran ada beberapa pihak yang ingin mengusik kebhinnekaan.

Puncak peringatan HSP ke-91 juga sebagai ajang Malam Anugerah Kepemudaan 2019. Prestasi pemuda di berbagai bidang diberikan apresiasi serta penghargaan sebagai bentuk dukungan agar pemuda selalu tampil dan memiliki daya saing.

Kehadiran Wakil Presiden Maruf Amin pada puncak peringatan HSP ke-91 memberikan semangat dan ghairah kepemudaan yang menggelora. Turut hadir Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali didampingi ketua pelaksana Asrorun Niam Sholeh sekaligus Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora. Acara digelar di Jakarta Concert Hall, INews, Senin malam (28/10).


Asrorun Niam dalam sambutannya mengatakan, HSP kali ini istimewa karena mengusung tema "Bersatu Kita Maju". Hal itu menunjukkan komitmen revitalisasi semangat Sumpah Pemuda.

"Tema ini juga menunjukkan semangat dari Presiden dan Wakil Presiden yang telah menyusun Kabinet Indonesia Maju yang mencerminkan komitmen persatuan dan komitmen kepemudaan," ujar Niam.

DIa menjelaskan bahwa rangkain peringatan Hari Sumpah Pemuda telah dimulai sejak awal Oktober 2019 dengan berbagai kegiatan seperti launching Bulan Pemuda, pertemuan legenda pemuda, lomba penulisan sejarah kepahlawanan kaum muda Indonesia, temu periset muda nasional, turnamen olahraga pemuda dan mahasiswa.

Puncaknya, malam pemberian apresiasi atas telenta-talenta muda di seluruh Indonesia yang dikelompokkan menjadi empat bidang; Penghargaan Pemuda Pelopor, Penghargaan Wirausaha Muda dan Penggerak Wirausaha Muda Berprestasi, Penghargaan Pemuda Hebat serta Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Pemuda.

Pada kesempatan itu, Menpora Zainudin Amali mengatakan bahwa tema peringatan Sumpah Pemuda tahun ini sangat revelan. Menurutnya, saat ini kondisi persatuan dan kesatuan bangsa mengalami banyak ujian.

"Tema Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 sangat revelan, sebab saat ini kita merasakan kesatuan dan persatuan mulai terganggu. Hal ini sekaligus untuk mengingatkan 91 tahun yang lalu dengan latar belakang daerah satu sama lainnya, perbedaan komunikasi, tranpsortasi, perbedaan fasilitas, jika dulu bisa sangat erat dan bersatu tetapi disaat fasilitas sudah maju kita seakan susah bersatu. Maka kuncinya kita harus bersatu," ujarnya.

Menpora juga mengajak anak muda untuk mensyukuri kemajuan teknologi dan bersama-bersama menjaga persatuan dan kesatuan. "Kemenpora, setiap tahunnya memberikan apresiasi atau anugrah kepemudaan sebagai energi positif untuk tetap menjaga satu kesatuan, apresiasi untuk perbedaan agar perbedaan itu menjadi satu kesatuan," imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Presiden Maruf Amin dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat indonesia memiliki semangat kepemudaan.

"Kita semua harus memiliki semangat kepemudaan, umur boleh tua tapi semangat tetap dan harus muda. Karena semangat muda ini yang menyatukan Indonesia. Semangat kepemudaan inilah yang lahirkan Indonesia, menghasilkan Sumpah Pemuda. Karena semangat ini tidak boleh pudar, harus tetap menjadi bagian dari kehidupan kita," ujarnya.

Di akhir sambuatannya, Maruf menyeruakan kepada anak muda Indonesia untuk selalu menjadi yang terdepan dalam menjaga kebhinnekaan dan keutuhan NKRI.

"Pemuda harus jadi pelopor kebhinnekaan dan keutuhan NKRI dan pemersatu bangsa. NKRI harga mati. Pemuda harus paling depan menjaga keutuhan NKRI dari upaya-upaya pemecah bangsa dari saparistisme, radikalisme, ekstrimisme bahkan terorisme," ungkapnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

KDM Didukung DPRD Hentikan Alih Fungsi Lahan di Gunung Ciremai

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:49

DPD Soroti Potensi Tumpang Tindih Regulasi Koperasi di Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:25

Monumen Panser Saladin Simbol Nasionalisme Masyarakat Cijulang

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:59

DPRD Kota Bogor Dorong Kontribusi Optimal BUMD terhadap PAD

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:45

Alasan Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Pertahanan Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:22

Peran Pelindo terhadap Tekanan Dolar AS

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:59

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:47

DPRD Kota Bogor Evaluasi Anggaran Pendidikan dan Pelaksanaan SPMB

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:20

Noe Letto Tegaskan Tidak di Bawah Bahlil dan Gibran: Nggak Urusan!

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Jabar di Bawah Gubernur Konten Juara PHK

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Selengkapnya