Berita

Sakti Wahyu Trenggono/Net

Politik

KABINET INDONESIA MAJU

Trenggono Dipasang Untuk Kunci Prabowo Di 2024

SENIN, 28 OKTOBER 2019 | 18:40 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Sakti Wahyu Trenggono dipasang mendampingi Prabowo Subainto di Kementerian Pertahanan untuk mengunci laju Prabowo di Pilpres 2024.

"Semua menteri berpotensi jadi capres, jadi Prabowo perlu dikunci agar tidak liar," kata pengamat politik Ujang Komarudin saat dihubungi redaksi, Senin (28/10).

Selain Prabowo, Ujang melihat ada sederat menteri Kabinet Indonesia Maju yang berpeluang menjadi calon presiden. Seperti, Menko Polhukan Mahfud MD, Mendagri Tito Karnavian termasuk Kepala KSP Moeldoko.


"Ini yang disebut saling mengawasi dan saling mengunci," sebut Ujang.

Ujang sebelumnya mengungkapkan, ada dua motif politik kenapa Jokowi menempatkan Trenggono mendampingi Prabowo.

Pertama, Trenggono dipasang untuk mengawasi gerak-gerik Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Kedua, Trenggono ditunjuk jadi Wamenhan dikhawatirkan akan ikut cawe-caweaan main proyek. Kemenhan adalah salah satu kementerian dengan anggaran terbesar, yaitu Rp. 127,4 triliun dalam R-APBN 2020.

Trenggono adalah seorang pengusaha. Pada Pilpres 2019, dia menjabat Bendahara Umum Tim Kempanye Nasional (TKN) Joko Wododo-Maruf Amin.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya