Berita

ST Burhanuddin/Net

Politik

Fraksi PKB: Ketegasan Jaksa Agung ST Burhanuddin Menumbuhkan Optimisme

SENIN, 28 OKTOBER 2019 | 09:55 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Penunjukan ST Burhanuddin sebagai Jaksa Agung diharapkan membawa perbaikan kinerja Kejaksaan di seluruh Indonesia. Di tangan Burhanuddin, Kejaksaan dipercaya akan mampu memenuhi rasa keadilan masyarakat dan jauh dari motif kepentingan politik.

Demikian disampaikan anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI Luqman Hakim melalui keterangan tertulis, Senin (28/10).

"Kami mengapresiasi Pak Presiden Jokowi yang telah memilih ST Burhanudin sebagai Jaksa Agung. Pilihan ini tepat sekaligus menjawab espektasi semua kalangan, terutama untuk menjauhkan kesan publik adanya motif politik tertentu dari kerja-kerja para jaksa di seluruh pelosok tanah air," kata Luqman, anggota Komisi III DPR itu.


Burhanuddin pernah menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara, Kejaksaan Agung. Hal ini, menurut Luqman, menjadi bekal penting bagi Burhanuddin dalam memimpin Kejagung selama lima tahun mendatang.

"Sangat pas ketika Presiden Jokowi memilih Jaksa Agung dari kalangan internal itu sendiri sehingga akan memahami betul hal-hal di dalam Kejaksaan Agung, terkait perbaikan dan kebutuhan-kebutuhan peningkatan kinerja Kejagung," ujar Sekretaris Bidang Sosial dan Penanggulangan Bencana DPP PKB itu.

Pernyataan Burhanuddin yang akan menggebuk kakak atau adiknya jika melakukan korupsi, lanjut Luqman, merupakan bukti Kepala Negara tepat memilih Jaksa Agung.

"Saya bersama teman-teman Fraksi PKB, khususnya yang di Komisi III, akan selalu mengawasi kinerja Jaksa Agung. Penegasan Jaksa Agung yang akan menggebuk kakak atau adiknya jika korupsi, makin menumbuhkan optimisme. Semoga optimisme publik ini terjawab dengan kinerja Kejagung yang makin kinclong ke depannya," tuturnya.

Burhanuddin sebelumnya disoroti karena berstatus adik politikus PDIP TB Hasanuddin. Namun, Burhanuddin menegaskan dirinya profesional sebagai Jaksa Agung dan siap menindak sang kakak bila terbukti korupsi.

"Bagi saya, kalau kakak saya korupsi, tak gebukin," tegas Burhanuddin, di Kantor Kejaksaan RI, Jakarta, Minggu kemarin (27/10).

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Bripda Nopandri Anggota Polres Katingan Ditemukan Wafat Usai Gerebek Bandar Narkoba

Sabtu, 04 Juli 2026 | 22:06

GreenBus Pertamina, Ajak Generasi Muda Belajar dari Kampung Hijau Cemara

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:46

Aipda Endang Karyana Gugur usai Tertabrak Tugas di Tol Joglo

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:39

Bank Mandiri Taspen Gelar Appreciation Night Bersama Media di Pantai Sanur

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:10

Kapolri Pimpin Sertijab Enam Kapolda dan PJU Mabes

Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:34

Ulang Tahun, Dasco Ucapkan Selamat untuk Nadiem Makarim

Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:08

Terus Ada, Ada Terus, BNI Hadirkan Ragam Promo Spesial 80 Tahun Pengabdian

Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:44

Partai Demokrat Ajak Publik Terlibat Tentukan Logo HUT ke-25

Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:52

Pertamina Buka Rekrutmen Internship bagi Fresh Graduate, Ini Jadwalnya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:25

KAI Group Angkut 258,99 Juta Penumpang di Semester I 2026

Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:57

Selengkapnya