Berita

Sakti Wahyu Trenggono/Net

Politik

Fokus Industri Pertahanan, Trenggono Akan Perkuat Kinerja Prabowo

SABTU, 26 OKTOBER 2019 | 07:36 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden Joko Widodo mengangkat 12 wakil menteri Kabinet Indonesia Maju, Jumat (26/10). Salah satunya adalah Sakti Wahyu Trenggono, mantan Bendahara Tim Nasional Kampanye Jokowi-Maruf.

Penunjukan Trenggono dianggap tepat karena latar belakangnya sebagai seorang industriawan di bidang telekomunikasi. Dengan latar belakang serta pengalaman yang dimilikinya, Trenggono bisa mengakselerasi penguatan industri pertahanan, terutama dari sisi manajerialnya.

Pengamat pertahanan dan intelijen Stanislaus Riyanta mengatakan, penunjukkan Trenggono yang notabene bukan seorang berlatar militer memang mengejutkan banyak orang. Tapi harus dapat dipahami kenapa Jokowi menunjuk seorang yang berlatar belakang industriawan sebagai Wamenhan. Apalagi, Jokowi memerintahkan fokus Wamenhan untuk meningkatkan industri pertahanan di Tanah Air.


"Jika mengacu sudah ada program untuk mencapai minimum essential force yang merupakan amanat pembangunan maka dapat dibenarkan penunjukkan tersebut," ujar mahasiswa program doktoral di Universitas Indonesia ini dalam keterangnnya, Sabtu (26/10).

Setidaknya, Trenggono dengan pengalamannya di bidang industri telekomunikasi dan informasi, akan menguatkan dari sisi manajerial industri pertahanan. Terlebih di era digital seperti sekarang ini, diperlukan orang yang paham seluk beluk teknologi informasi untuk pertahanan.

"Saya pikir Wamenhan akan mengawal penguatan industri pertahanan dari sisi manajerial dengan pengalaman di bidang industrinya yang cukup kuat. Saya pikir juga posisinya sangat strategis untuk memicu percepatan industri pertahanan," ujarnya.

Sementara itu, Founder IndoTelko Forum Doni Ismanto Darwin menyakini Trenggono atau yang akrab disapa Mas Treng itu akan mampu mengangkat industri pertahanan dalam negeri dan memperkuat kinerja Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ke depan. Ia yang sudah lama mengenal Trenggono, tahu betul kapasitasnya. Trenggono adalah seorang yang inovatif dan kolaboratif dengan industri.

"Saya mengikuti ketika dengan beraninya dia membangun bisnis menara independen kala belum ada investor besar yang bermain. Mas Treng memiliki visi yang cukup tajam untuk membangun sebuah industri. Oleh karena itu, harapannya, kesuksesan di industri menara atau suprastruktur telekomunikasi menjadi modal membangkitkan industri pertahanan dalam negeri," demikian Doni.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

KDM Didukung DPRD Hentikan Alih Fungsi Lahan di Gunung Ciremai

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:49

DPD Soroti Potensi Tumpang Tindih Regulasi Koperasi di Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:25

Monumen Panser Saladin Simbol Nasionalisme Masyarakat Cijulang

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:59

DPRD Kota Bogor Dorong Kontribusi Optimal BUMD terhadap PAD

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:45

Alasan Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Pertahanan Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:22

Peran Pelindo terhadap Tekanan Dolar AS

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:59

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:47

DPRD Kota Bogor Evaluasi Anggaran Pendidikan dan Pelaksanaan SPMB

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:20

Noe Letto Tegaskan Tidak di Bawah Bahlil dan Gibran: Nggak Urusan!

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Jabar di Bawah Gubernur Konten Juara PHK

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Selengkapnya