Berita

Erick Thohir/Net

Politik

Pidato Perdana Menteri BUMN Erick Thohir: Tidak Ada Titip-titipan

KAMIS, 24 OKTOBER 2019 | 18:29 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akan mengedepankan profesionalisme dengan Key Performance Indicator (KPI) yang jelas dalam pengelolaan BUMN ke depan.

"Saya datang untuk tidak pernah gagal. Harus jelas KPI. Harus dicapai, kalau rugi memang sudah diketahui akan rugi sebagai fungsi BUMN. Ingat kita disorot masyarakat sebagai agent of change," kata Erick.

Demikian disampaikan pria berlatar belakang pengusaha itu dalam rapat di jajaran Kementrian BUMN, di Jakarta, Rabu malam (23/10).


Dalam pidato perdanya itu, Erick mengku akan terbuka dan akan mengedepankan solusi.

"Silakan Sesmen share nomer HP, WA, Telegram saya untuk para direksi. Namun harus ada courtesy, tidak menjelekkan pejabat terdahulu, tidak menjelekkan sesama direksi, ingat tidak ada manusia yang sempurna, tidak menjelekkan BUMN lainnya, jangan wa complain melulu, beri solusi," tuturnya.

Erick pun menekankan, ke depan tidak ada titip-titipan di Kementerian BUMN.

"Saya datang sebagai profesional. Bukan orang partai, perusahaan dan lain sebagainya. Jadi tidak ada titip-titipan, begitu pula kalian tidak ada titipan si anu," ungkapnya.

Erick juga menambahkan, tiga bulan ke depan, tidak ada acara seremoni-seremonian.

"Beri saya waktu untuk belajar. Selama tiga bulan ke depan, saya jangan diundang acara seremoni-seremoni. Saya tidak akan datang," imbuhnya.

"Saya tidak akan mengganggu waktu Sabtu dan Minggu, itu untuk keluarga, kecuali ada yang urgent sehingga harus dipanggil bertemu saya," tutup Erick menambahkan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Catat 94 Ribu Pejabat Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:20

Implementasi PP Tunas Jangan Sekadar Formalitas

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:13

Gelombang Aksi “No Kings” Meledak di Seluruh AS, Tuntut Trump Lengser

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:25

87 Persen Penyelenggara Negara Sudah Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:22

Kejagung Bongkar Praktik Tambang Ilegal Samin Tan

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:01

Pramono Upayakan Tak Ada PHK di Tengah Wacana Pembatasan Belanja Pegawai

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:46

Pemerintah Wajibkan Platform Digital Patuhi PP Tunas Tanpa Kompromi

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:32

Kemenhaj Optimistis Operasional Haji 2026 Sesuai Rencana

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:10

WFH Jumat Bisa Ciptakan Life Balance dan Tetap Produktif

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:30

Pemprov DKI Dukung Program Presiden soal Hunian Layak Warga Rel

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:15

Selengkapnya