Berita

Foto:Net

Politik

Tifatul Ogah Puisi "Kusangka Dia Singa Padang Pasir, Ternyata Cuma Kucing Rumahan" Dikaitkan Politik

SELASA, 22 OKTOBER 2019 | 10:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Di tengah kesibukan Presiden Joko Widodo menggodok calon menteri, politisi senior PKS Tifatul Sembiring memposting satu bait pantun di akun Twitter.

"Kusangka bertiup angin semilir, ternyata suara binatang piaraan, kusangka dia singa padang pasir, ternyata cuma kucing rumahan," kata mantan Presiden PKS itu lewat @tifsembiring, Senin malam (21/10).

Twit Tifatul yang diberi ilustasi kucing berbaju itu ditanggapi ramai-ramai oleh warganet.


Ada yang membalasnya dengan pantun, dan tidak sedikit mengaitkannya dengan keputusan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menerima tawaran Presiden menjadi salah satu menteri di Kabinet Keja II.

"Ikan asin ikan teri, kirain presiden eh taunya menteri, semangkuk kolak dimakan berdua, kirain nolak eh taunya nerima," kata Muiz Raja di akun @MuizRaja13.

"Paling cuman buat 6 bulan. Setelah itu di reshuffle. Mau-maunya dikibulin," timpak netizen atas nama Gugun Gunardi di akun @gunardi30.

Namun, keputusan Prabowo yang digadang-gadang menjadi Menteri Pertahanan, mendapat apresiasi dari sebagaian warganet.

"Saya pendukung 02 garis keras, walaupun Pak PS menjadi mentri itu bukan tujuan utama beliau. Saya yakin beliau hanya ingin menjaga keutuhan NKRI. Dengan menjadi oposisi di usia sekarang beliau tidak bisa berbuat apa-apa untuk negeri," papar netizen @Fatimahkurnia01.

"Biarlah Prabowo menyelesaikan sejarah hidupnya menepis stigma tentang dirinya. Dengan posisinya melegasikan bahwa dia orang baik dan jauh dari tuduhan buzerRp," tambah pemilik akun @umarngelo.

Netizen Khan AM di akun @AbdulMa56267550 tetap berpikir positif. Dia menilai Prabowo tetap 'macan Asia". Dia juga yakin Prabowo tetap menjaga dan mengutamakan persatuan dan kesatuan.

Kembali kepada Tifatul Sembiring, anggota DPR itu ogah pantunnya itu dikatkan dengan politik.

"Aku tuh sukaknya nonton Animal Planet. Aku tuh nggak sukak ya, apa-apa dihubungin dengan politik," ujar Tifatul.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

KDM Didukung DPRD Hentikan Alih Fungsi Lahan di Gunung Ciremai

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:49

DPD Soroti Potensi Tumpang Tindih Regulasi Koperasi di Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:25

Monumen Panser Saladin Simbol Nasionalisme Masyarakat Cijulang

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:59

DPRD Kota Bogor Dorong Kontribusi Optimal BUMD terhadap PAD

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:45

Alasan Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Pertahanan Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:22

Peran Pelindo terhadap Tekanan Dolar AS

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:59

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:47

DPRD Kota Bogor Evaluasi Anggaran Pendidikan dan Pelaksanaan SPMB

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:20

Noe Letto Tegaskan Tidak di Bawah Bahlil dan Gibran: Nggak Urusan!

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Jabar di Bawah Gubernur Konten Juara PHK

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Selengkapnya