Berita

Prabowo Subianto dan Joko Widodo/Net

Politik

Pengamat: Kehadiran Prabowo Di Kabinet Bikin Parpol Koalisi Tidak Nyaman

SENIN, 21 OKTOBER 2019 | 22:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menghadiri undangan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Senin (21/10).

Prabowo datang bersama dengan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo dengan mengenakan kemeja putih.

Mantan rival Jokowi saat Pemilu kemarin ini mengaku diajak untuk memperkuat kabinet Kerja Jilid II dan kemungkinan akan menempati posisi strategis sebagai Menteri Pertahanan.


Menyikapi hal itu, Direktur Eksekutif Fixpoll Indonesia, Anas RA mengatakan, hal tersebut bisa saja terjadi karena latar belakang Prabowo adalah Purnawirawan TNI yang sangat paham perihal pertahanan negara.

"Bahkan Prabowo sempat marah dan menegur peserta dalam debat pilpres lalu, ketika membahas masalah pertahanan negara, karena dibenak Prabowo ada yang salah dalam pengelolaan pertanahan negara," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (21/10).

Ia menilai, kehadiran Prabowo dalam kabinet berpotensi membuat parpol koalisi Jokowi-Maruf tidak nyaman. Pasalnya, kehadiran Prabowo dan Gerindra pasti mereduksi jatah menteri untuk parpol pengusung.

"Kehadiran Gerindra di koalisi pemerintahan, saya yakin partai pendukung Jokowi-Maruf setengah hati menerimanya, sebab ini akan mempengaruhi jumlah jatah menteri," demikian Anas.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya