Berita

Silvia Devi Soembarto (berkemeja merah) saat diskusi di Kantor GPII/RMOL

Politik

Selain Loyal, Calon Menteri Juga Harus Punya Kapasitas Dan Berintegritas

SABTU, 19 OKTOBER 2019 | 20:20 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden Joko Widodo disarankan agar berhati-hati memilih calon menteri. Harus independen dan jangan mudah dipengaruhi sejumlah pihak. Jokowi harus memilih pembantu yang berjiwa Pancasila.

Demikian disampaikan politisi PKPI Silvia Devi Soembarto dalam diskusi bertajuk "Mencari Menteri Yang Berintegritas Dalam Kabinet Jokowi-Amin" oleh Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) DKI Jalarta, di kantor GPII, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (19/10).

Hadir juga sebagai pembicara pengamat media Ahmad Toha Almansyur, pengamat politik Dwi Hidayat dan Waketum GPII Jakarta Saifullah.


"Menteri yang kita inginkan berjiwa Pancasila, bisa menjaga Pancasila, memakmurkan dan mensejahterakan rakyat," ujar Silvi.

Selain itu, kata Silvia, siapapun yang dipilih Jokowi menjadi menteri dia harus berintegritas dan kapabilitas. Kapabilitas ukurannya kemampuan untuk meraih satu tujuan. Misalnya, membangun SDM dan pemberdayaan perempuan.

"Supaya negara ini maju, bikin terobosan baru. kebijakan-kebijakan baru kayak Menteri Susi. Jangan kaku pada sistem," katanya.

Tak sampai disitu, Silvia menambahkan menteri Jokowi harus loyal. Sang menteri yang dipilih nantinya harus dapat melindungi Jokowi dari serangan lawan-lawan politik.

"Itulah harapan kita semua. Menunjuk menteri juga jengan kerena balas budi," tandasnya.

Sementara itu, Ahmad Toha Almansyur mengatakan pemilihan menteri merupakan hak proregatif mutlak Jokowi sebagai presiden. Siapapun menteri yang ditunjuk Jokowi harus dihormati.

"Urusan menteri ini kan hak proregatif presiden. Jadi terserah presiden mau pilih siapa," katanya.

Kendati demikian, Toha mengatakan akan ada tarik-menarik antar partai koalisi dengan Jokowi dalam perebutan kursi menteri, meskipun pemilihan menteri merupakan hak proregatif presiden.

"Saya yakin tidak ada menteri yang geer meski namanya banyak beredar. Karena sekelas calon Wapres saja dalam hitungan detik berubah," katanya.

Adapun Dwi Hidayat, menyampaikan calon menteri Jokowi tidak cukup hanya pada sosok berintegritas. Soal kapasitas calon menteri juga harus menjadi perhatian Jokowi.

"Menteri harus mampu menerjemahkan visi-misi presiden. Jadi integritas tidak cukup. Integritas harus dibarengi dengan kapasitas dan kualitas. Apakah programnya itu berkualitas atau tidak," tukas Dwi.

Dwi juga meminta Jokwi menjaga independensi dalam memilih calon pembantunya. Tidak boleh patuh pada tekanan-tekanan politik. Tapi pada sisi lain, Jokowi juga harus menghargai kerja keras parpol dan relawannya saat pilpres.

"Ini momentum bagi Jokowi bagaimana menteri ini tidak ada intervensi. Ini untuk Indonesia yang baik ke depannya," kata Dwi.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

UPDATE

Polri Evaluasi Penggunaan Senpi Buntut Kasus Iptu N di Makassar

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:58

Luhut Usul Pembentukan Satgas Khusus Imbas Konflik Israel-Iran

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:39

Selebgram Klaim Dijadikan Tersangka dan Ngadu ke Kapolri

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:10

Perang Timur Tengah Siap-siap Bikin APBN Babak Belur

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:55

Warga Temukan Bayi Mungil Ditemani Sepucuk Surat di Gerobak Nasi Uduk

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:31

Iran Pertegas Kembali Fatwa Haramkan Senjata Nuklir

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:08

Berikut Jadwal One Way hingga Contra Flow di Tol Trans Jawa saat Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:45

Luhut: Spirit Rakyat Iran Tidak Pernah Goyang

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:21

Rapimnas IKA-PMII, Bedah Dampak Gejolak Timteng Terhadap Ekonomi RI

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:05

50 Lansia Dhuafa di Depok Terima Santunan Ramadan

Kamis, 05 Maret 2026 | 22:58

Selengkapnya