Berita

Persebaya lebih mewaspadai Kippersluis ketimbang Ezechiel/Persib

Sepak Bola

Bukan Ezechiel, Pelatih Persebaya Lebih Mewaspadai 2 Pemain Persib Ini

JUMAT, 18 OKTOBER 2019 | 16:15 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pertemuan antara Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya diprediksi bakal berlangsung ketat dan panas. Sebab, Persib tak ingin catatan buruk sepanjang bermain di Bali makin panjang.

Untuk itu, kubu Persebaya pun mengaku telah melakukan antisipasi. Khususnya terhadap sejumlah pemain yang dinilai bisa membahayakan mereka.

Namun, ternyata bukan sosok striker jangkung Ezechiel N'Douassel yang diwaspadai Persebaya. Asisten pelatih Wolfgang Pikal justru merasa ancaman akan datang dari penyerang Persib lainnya.  


"Untuk striker (Ezechiel) saya tidak tahu dia fit atau tidak, tapi kita harus perhatian semua pemain di depan. Seperti nomor 20 Belanda (Kevin van Kippersluis) dan Febri (Hariyadi). Semua harus waspada tidak hanya satu pemain," ucap Pikal, dikutip laman resmi VPC.

Ezechiel sendiri langsung bergabung dengan skuat Persib di Gianyar setelah membela Chad di laga internasional. Kondisi ini membuat pemilik nomor 10 di Persib ini diragukan akan tampil maksimal.

Nah, terkait soal memaksimalkan laga, Persebaya pun mengaku beruntung pertandingan dilangsungkan di Bali. Karena secara posisi, Bali jelas lebih dekat dibanding Bandung.

"Untuk penerbangan sangat minim (sebentar, red), soalnya kita ke Surabaya hanya 35 menit. Persib ke Bali perlu waktu 1 jam 10 menit, hampir sama. Kita memang beruntung, soalnya Persib tidak main di kandang sendiri itu yang untung," tandas Pikal.

Persib memang akan menjamu Persebaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Jumat (18/10) malam ini. Persib terpaksa memindahkan kandang mereka karena pihak kepolisian tak memberi izin keamanan karena berdekatan dengan pelantikan Presiden pada Minggu (20/10).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya