Berita

Baney Birowo (tengah)/Ist

Politik

Pelantikan Presiden Diusulkan Sebagai Hari Persaudaraan Nusantara

JUMAT, 18 OKTOBER 2019 | 01:10 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Relawan Joko Widodo dan Maruf Amin akan memperingati 20 Oktober 2019 sebagai Hari Persaudaraan Nusantara (HPN) perdana. Dan setiap tahunnya, pada tanggal yang sama diusulkan ditetapkan sebagai HPN.

Jokowi-Maruf akan dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 pada hari Minggu, 20 Oktober 2019.

Ketua Panitia HPN Baney Birowo mengatakan, pihaknya mengusulkan agar setiap 20 Oktober setiap tahunnya diperingatkan sebagai HPN.


Di acara nanti, kata Barney, akan diisi beberapa acara seperti doa lintas agama, tarian nasional dan deklarasi HPN.

"Acaranya akan digelar di hari yang sama dengan pelantikan Jokowi-Maruf Amin pada Minggu siang," ujar Barney di Sekretariat Rumah Jokowi (RJ), di kawasan Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (17/10).

Dalam kesempatan yang sama, inisiator HPN Yongki Jonacta Yani menjelaskan, ada filosofi diusulkannya 22 Oktober sebagai HPN.

"Jadi, setiap pelantikan Presiden-Wakil Presiden sekaligus memperingati HPN," kata Yongki yang juh merupakan Ketua Umum Rumah Jokowi (RJ) ini.

Yongki menegaskan, HPN perlu diperingati karena dari kondisi beberapa tahun terakhir rasa persaudaraan sesama rakyat cukup mengkhawatirkan.

"Sejak Pilkada DKI 2017 sampai Pilpres 2019 kondisi politik negara ini panas sekali. Mengesankan ada kebencian antar masyarakat yang sampai saat ini belum tuntas terselesaikan. Ini tanggung jawab kita bersama," ujarnya.

Padahal, lanjut Yongki, elit politik saja sudah berangkulan, namun tidak tidak diikuti di tingkat grassroot.

"Pak Prabowo dan Pak Jokowi saja sudah bertemu. Kenapa para pendukungnya tidak mengikuti sikap bijak itu," tukasnya.

Terakhir, Yangki berharap dengan ditetapkannya HPN maka rasa persaudaraan dan persatuan antar warga negara terjaga dengan baik.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya