Berita

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Mohammad Iqbal/RMOL

Presisi

Tidak Izinkan Demo Jelang Pelantikan Presiden, Polri: Kami Ingin Menjaga Martabat Negara

RABU, 16 OKTOBER 2019 | 17:46 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan diskresinya dengan tidak memberikan izin aksi unjuk rasa menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024 Joko Widodo-Maruf Amin pada 20 Oktober 2019.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Mohammad Iqbal mengatakan, diskresi kepolisian ini diambil selain dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, pihaknya ingin menjaga wajah bangsa, harkat dan martabatnya.

"Karena pada hari pelantikan Presiden, pemimpin negara, kepala negara hadir dari penjuru dunia," ujar Iqbal usai FGD di Amarosa Hotel, Jakarta Selatan, Kamis (16/10).


Berkaca dari aksi-aksi unjuk rasa belakangan ini yang semula damai bermetamorfosis menjadi kerusuhan, juga menjadi salah satu dasar pertimbangan Polri dalam hal ini Polda Metro Jaya untuk menggunakan hak diskresinya.

"Kami mengantisipasi ini. PMJ mengeluarkan diskresinya," tandas Iqbal.

Mantan Wakapolda Jawa Timur ini juga menjelaskan, dalam UU 9/1998 tentang kebebasan penyampaian pendapat di muka umum pada pasal 6 menekankan lima aspek.

Yakni menghormati hak dan kebebasan orang lain, menghormati aturan moral yang diakui umum, mentaati hukum dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, menjaga keamanan dan ketertiban umum, dan yang paling krusial yakni menjaga keutuhan dan keamanan bangsa.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat yang ingin menjaga bangsa ini, kita bangsa yang besar. Tunjukan kita jadi tauladan bagi bangsa lain," demikian Iqbal.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya