Berita

Kapolres Bekasi Kabupaten, Kombes Chandra Kumara/Net

Presisi

Lagi, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Asal Bekasi Di Lampung

SENIN, 14 OKTOBER 2019 | 12:29 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pasca penikaman terhadap Menko Polhukam Wiranto, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri kembali melakukan operasi penangkapan terhadap terduga teroris.

Kali ini, satu terduga teroris bernama Noval Agus Syafroni (45) dicokok Densus di kawasan Lampung, Minggu kemarin (13/10).

"Kalau lokasi penggeledahannya betul di Tambun," ujar Kapolres Bekasi Kabupaten, Kombes Chandra Kumara saat dikonfirmasi, Senin (14/10).


Setelah dikembangkan, Noval sebetulnya tinggal di Bekasi, Jawa Barat. Setelah ditangkap, Densus kemudian menggeledah rumahnya di kawasan Tambun. Dia dipastikan terpapar paham radikalisme ISIS. Serta berbaiat kepada Al Baghdadi.

Namun, Chandra tidak menjelaskan lebih dalam terkait penangkapan tersebut. Sebab, hal ini menjadi kewenangan Mabes Polri. Jajarannya hanya membantu pengamanan saat penggeledahan dilakukan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, sejumlah barang bukti berhasil ditemukan polisi saat penggeledahan. Diantaranya buku panduan jihad, satu berkas terkait khilafah.

"Ada buku Khilafatul Muslimin, 1 buku dilema PKS, 1 buku Al-khilafah, 8 Dabiq Buku ISIS, 2 buah gunting, 2 kabel jex sound, 1 plastik paku payung serta paku baja, 1 lakbak plastik warna bening, 1 KK atas nama Noval," kata Argo.

Ditemukan pula satu buku berjudul Tiada Khilafah Tanpa Tauhid dan Jihad, satu plastik tatitis kecil warna putih, serta data dan logo Khilafatul Muslimin.

Dalam pemeriksaan Noval, dia diketahui merupakan seorang ustad di kelompok Khilafatul Muslimin.

"Dia juga terlibat berbaiat kepada Al Baghdadi bersama dengan kelompok Abu Zee, pernah membahas tentang khilafah bersama dengan kelompok Abu Zee," pungkas Argo.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya