Berita

Airlangga Hartarto/Net

Politik

Kinerja Kinclong, Menperin Airlangga Layak Dipertahankan Jokowi

SENIN, 14 OKTOBER 2019 | 11:05 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Sejumlah menteri pada Kabinet Kerja dinilai layak dipertahankan Presiden Joko Widodo yang bakal dilantik sebagai Presiden pada Minggu 20 Oktober 2019 mendatang. Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, salah satunya.

Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Sirojudin Abbas dalam diskusi Ngobrol Seru Gema Kosgoro, bertema “Meneropong Kabinet Kerja Jilid 2” akhir pekan lalu, mengatakan, jika ditinjau dari kinerja kementerian, ada sejumlah menteri yang layak dipertahankan.

Menteri-menteri yang dimaksud, sambung dia, berhasil membuktikan kinerja yang baik dan mampu menjalankan visi dan misi Presiden Jokowi.


"Ada sejumlah menteri yang menunjukan kinerja yang kinclong," kata Sirojudin.

Pendapat yang sama diungkapkan Direktur Gerakan Muda Jokowi-Maruf Amin (Gema Jomin) Dian Assafri. Dia bahkan menyebut, setidaknya ada delapan menteri yang layak untuk dipertahankan Jokowi.  

Diantaranya, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadi Moeljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

"Berdasarkan aspirasi  masyarakat, ada delapan menteri yang layak dipertahankan Jokowi pada kabinet kerja jilid dua," terang Dian.

Menanggapi survey tersebut, politisi Golkar Meutya Hafid  mengatakan, penilaian publik melalui survey merupakan masukan yang penting.

Meutya menambahkan, kinerja Airlangga Hartarto di Kemenperin mendapat penilaian positif karena berbagai program terobosan yang berhasil dikembangkan Ketum Golkar tersebut, termasuk Making Indonesia 4.0.

“Pak Airlangga memang menunjukkan beliau menguasai masalah, cermat merumuskan dan menimbang solusi dengan teliti atau detil. Beliau juga dikenal banyak kerja, irit bicara,” ujar Meutya.

Meutya menambahkan, seluruh kader Golkar bakal menyambut baik jika Jokowi memutuskan untuk tetap dipertahankan Airlangga untuk membantunya lima tahun ke depan.

"Kami dari Partai Golkar tentu berbangga jika beliau terus dapat membantu Presiden secara strategis. Namun pesan Pak Airlangga, kita tunggu pengumuman Presiden secara resmi karena menteri adalah sepenuhnya hak prerogratif Presiden,” tandas Meutya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya