Berita

Huawei/Net

Dunia

Huawei Hadapi Satu Juta Serangan Siber Dalam Sehari

MINGGU, 13 OKTOBER 2019 | 08:25 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Raksasa teknologi China Huawei mengklaim mengalami sekitar 1 juta serangan siber dalam sehari, baik dari dalam maupun luar negeri.

Dikabarkan Japan Times (Sabtu, 12/10), Wakil Presiden Senior Huawei John Suffolk menjelaskan bahwa serangan siber itu tampaknya ditujukan untuk mencuri teknologi 5G yang dikembangkan oleh Huawei.

Suffolk, yang bertanggung jawab atas keamanan siber, mengatakan Huawei berhasil menangkal sebagian besar serangan siber. Namun beberapa komputer tipe lama telah terpengaruh oleh serangan tersebut.


Namun dia menambahkan bahwa pihak perusahaan belum mengidentifikasi sumber serangan.

Suffolk menambahkan, serangan siber yang terjadi yang dilakukan termasuk jenis pencurian informasi rahasia dengan mengirimkan virus komputer melalui email.

Huawei sendiri diketahui telah memperoleh banyak paten untuk 5G. Teknologi ini beroperasi di sekitar 170 negara dan wilayah di dunia.

Teknologi 5G akan memungkinkan transmisi data dalam jumlah besar dengan kecepatan sangat tinggi. Hal ini memungkinkan perangkat telekomunikasi untuk terhubung ke hampir semua produk dan layanan, termasuk yang terkait dengan urusan militer, melalui jaringan nirkabel.

Klaim soal serangan siber terhadap Huawei bukan kali ini dikemukakan. Awal bulan lalu, pihak Huawei dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah meluncurkan serangan ciber untuk menyusup ke intranet dan sistem informasi internal Huawei.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya