Berita

Long Berry Coffee/Dok

Publika

Long Berry Coffee

SABTU, 12 OKTOBER 2019 | 10:18 WIB | OLEH: JOKO INTARTO

MENGAWALI Sabtu pagi dengan segelas kopi seduh V60 saringan bambu. Saya pilih long berry coffee dari Dataran Tinggi Gayo, produksi Aman Kuba, Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.

Aman Kuba adalah nama firma dagang yang didirikan Pak Hasyim di Takengon pada tahun 1958. Namun jauh sebelum kemerdekaan RI, Pak Hasyim sudah dikenal sebagai eksporter kopi ke berbagai negara tetangga.

Satu bag long berry coffee ini memiliki berat 250 gram. Di kilang kopi Aman Kuba Takengon harganya Rp 60.000. Pembelian untuk luar kota dilayani dengan berat minimal 500 gram. Cukup untuk membuat kopi seduh sebanyak 30 cup.


Fa Aman Kuba masih beroperasi hingga sekarang. Dikelola generasi ketiga. Namun tidak semua cucu Pak Hasyim berbisnis kopi dengan merk Aman Kuba. Salah satunya: Rahmat.

Rahmat, adik kelas saya di Undip, memilih bisnis kopi denga merk Owen Coffee. Bapak satu anak yang menikah dengan Nikmah asal Magelang itu merupakan salah satu pedagang grosir kopi spesial organik di Takengon.

Sejarah kopi long berry berasal dari Ethiopia. Di Indonesia jenis kopi ini hanya terdapat di Dataran Tinggi Gayo, tepatnya di Takengon Aceh tengah.

Keunikan rasa dan aroma long berry adalah rasa buahnya yang kuat dengan campuran rasa rempah yang unik. Saya tidak bisa menuliskan dengan baik citarasanya. Saya sarankan agar Anda mencoba saja.

Penulis adalah wartawan senior.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya