Berita

Tim ekonomi Jokowi harus prorakyat/Repro

Politik

Syarat Mutlak Tim Ekonomi Jokowi, Harus Berpihak Kepada Rakyat

JUMAT, 11 OKTOBER 2019 | 13:25 WIB | LAPORAN: AMAL TAUFIK

Melemahnya pertumbuhan ekonomi Indonesia banyak dinilai sebagai kurang optimalnya kinerja tim ekonomi di kabinet Pemerintahan Joko Widodo.

Menurut Analis Ekonomi Politik Kusfiardi, ke depan Jokowi perlu mengganti wajah-wajah tim ekonomi dalam susunan kabinetnya.

"Jokowi membutuhkan orang-orang ekonomi yang mampu merumuskan strategi kebijakan nasional yang responsif terhadap kebutuhan mendesak kita secara nasional, di tengah perekonomian global yang tidak jelas ini," ujarnya saat kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (11/10).


Orang-orang itu, lanjut Kusfiardi, syaratnya harus memiliki keberpihakan pada rakyat.

"Itu tidak bisa diserahkan kepada orang yang apa-apa mikirnya diserahkan ke pasar. Apa-apa impor. Apa-apa investor (asing)," tegasnya.

Tim ekonomi Pemerintahan Jokowi terus disorot seiring melemahkan perekomian nasional. Tercatat, ekonomi Indonesia pada kuartal II 2019 tumbuh sebesar 5,05 persen. Angka yang lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 5,27 persen.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya