Berita

Ilustrasi

Publika

Democracy Doesn't Need Tempo

KAMIS, 10 OKTOBER 2019 | 13:06 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

DEMOKRASI ngga butuh Tempo. Buzzer adalah penyambung lidah rakyat senada. Bunyi-bunyian isi hati. Suara dari pikiran yang tersumbat. Karena itu, Tempo juga adalah buzzer.

Ahmad Dhani Prasetyo paling bangga jadi buzzer. Adhie Massardi bela Tempo; serang buzzer. Padahal dia itu buzzer juga.

Buzzer termegah adalah Presiden Donald Trump. Sekali cuit, jutaan lesser buzzer ikut.


Social media adalah "An incubator for socio-political echo chambers", kata Penulis Rinzin.

As a result; Social media mengubah landscape platform informasi.

Serangan Tempo kepada "Buzzer Istana" adalah suara hati yang galau. Aktifitas buzzer menurunkan oplah. Internet Menghancurkan hegemoni media cetak.

Tiras turun paralel dengan iklan. Tempo hidup dari iklan para cukong. Dia termasuk sindikat yang membesarkan Ahok sedari mula.

Sebelum MRT Summit dan Poros Mega Prabowo, semua orang tahu Tempo berfungsi sebagai "Buzzer Istana".

Pasal-pasal Konservatis KUHP dan potensi ditendang keluar power circle mengharuskan Tempo rilis manuver bargaining nyerang Jokowi dan buzzernya.

Serangan "Pinokio" merupakan mekanisme struggle to survive.

Tempo sukses menggalang suara rival buzzer istana. Itu grup antagonis yang demen teriak anti asing. Berkat Tempo, dan hanya karena haus membalas dendam, mereka kunyah riset lembaga asing bernama Oxford.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya