Berita

Ali Mochtar Ngabalin/Net

Politik

Ternyata, Yang Keberatan Sampul “Jokowi Pinokio” Cuma Ngabalin

KAMIS, 10 OKTOBER 2019 | 01:52 WIB | LAPORAN: AMAL TAUFIK

Cover di salah satu majalah tanah air sempat menggemparkan publik. Sampul itu berisi gambar wajah Presiden Joko Widodo dengan siluet hidung memanjang layaknya tokoh kartun Pinokio.

Cover majalah Tempo itu turut dibahas dalam Indonesian Lawyer Club (ILC) yang digelar TV One pada Selasa (8/10) malam. Cover tetap dibahas sekalipun tajuk yang diangkat “Siapa yang Bermain Buzzer?”.

Ketua Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Ilham Bintang turut hadir dalam acara itu. Dalam pemaparannya, dia menguraikan tidak ada yang keberatan dengan cover tersebut, termasuk dari pihak Istana.


Penegasan itu disampaikan setelah dirinya mengonfirmasi ke sejumlah pihak, termasuk melihat laporan di PWI.

"Mas (Budi Setyardi) saya tanya apakah ada bantahan atau keberatan dari Istana? Tidak ada. Di kantor PWI pun juga tidak ada. Yang keberatan tadi ini hanya Ngabalin," ujarnya.

Tenaga Ahli Deputi IV Kantor Staf Kepresidenan Ali Mochtar Ngabalin yang ada dalam acara itu langsung bereaksi. Dia mengatakan bahwa tidak protes bukan berarti tidak sedang dalam masalah.

"Saya mau bilang, orang tidak protes itu bukan tidak ada masalah. Tapi orang tidak mau bikin masalah," sanggahnya.

Mendapat sanggahan tersebut, Ilham Bintang dengan tenang memastikan tidak ada pelecehan simbol negara dalam cover tersebut. Menurutnya, Jokowi sebagai kepala pemerintahan harus terbuka untuk dikritik.

“Karena sesungguhnya presiden adalah pejabat publik (yang) terbuka untuk dikritik," tegasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya