Berita

Cak Nanto/Net

Politik

Jika Tidak Ada Partai Oposisi, Jokowi Vis A Vis Dengan Rakyat

RABU, 09 OKTOBER 2019 | 01:16 WIB | LAPORAN: AMAL TAUFIK

Pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, Joko Widodo dan Maruf Amin bakal digelar pada 20 Oktober mendatang. Tapi hingga kini, nama-nama menteri yang akan menemani Jokowi di periode kedua masih belum dikenalkan ke publik.

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto menilai Jokowi masih bimbang dalam memilih para pembantu. Setidaknya ada tiga faktor yang masih dipertimbangkan mantan walikota Solo itu.

“Satu soal koalisi yang besar. Kedua, oposisi apakah diberi jatah atau tidak. Ketiga, kekuatan masyarakat sipil yang saat ini jangan dianggap remeh," paparnya dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (8/10).


Kepada Jokowi, pria yang akrab disapa Cak Nanto itu mengingatkan mengenai bahayanya pemerintah tanpa ada partai yang menjadi oposisi.

Pasalnya, posisi sebagai tukang kritik pemerintah itu akan diambil oleh rakyat. Artinya Jokowi vis a vis dengan gerakan jalanan rakyat.

"Kalau misalnya tidak ada oposisi nanti, kemungkinan Pak Jokowi akan berhadapan dengan rakyatnya yang memiliki kekuatan-kekuatan kelompok untuk melakukan demokrasi jalanan dan sebagainya," tutur Cak Nanto.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya