Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Pakar: Tim Ekonomi Jokowi Gagal Total, Silakan Diganti

SELASA, 08 OKTOBER 2019 | 19:31 WIB | LAPORAN: ICHSAN YUNIARTO

Tim ekonomi pemerintahan Presiden Joko Widodo dianggap gagal total menumbuhkan perekonomian nasional.

Hal ini diungkapkan pakar Ekonomi Drajad Wibowo. Dia menyarankan agar tim ekonomi ini diganti.

"Tim ekonomi Jokowi memang gagal total memenuhi janji pertumbuhan ekonomi. Jadi kalau mereka masih dipakai oleh presiden, ya silakan. Mau diganti juga silakan," ujar Drajad kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (10/8).


Drajad menyoroti kebijakan-kebijakan pemerintah atas pertumbuhan ekonomi.

"Yang penting adalah apakah kebijakan dasarnya pro pertumbuhan, pro penciptaan lapangan kerja dan pro keadilan ekonomi," imbuhnya.

Tak hanya itu, kebijakan-kebijakan tersebut harus dikonversikan menjadi praktik agar tidak hanya menjadi retorika semata.

"Lalu bagaimana terjemahannya dalam praktik? Cocok tidak antara retorika dengan realitas?" tanyanya.

Dia kemudian menyamakan dengan ekonomi di Indonesia ini dengan main bola.

"Ibarat tim bola. Bongkar pasang pemain tidak berarti banyak jika game plan tidak jelas dan efektif. Sepeti yang dialami Manchester United sekarang lah," tutupnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya