Berita

Peluncuran buku "Leadership in Practice: Apa Kata Asmawi Syam"/RMOL

Nusantara

Rhenald Kasali Tulis Buku Perjalanan Karier Asmawi Sjam Di Dunia Perbankan

SELASA, 08 OKTOBER 2019 | 16:49 WIB | LAPORAN: ICHSAN YUNIARTO

Berkolaborasi dengan Gurubesar Universitas Indonesia Profesor Rhenald Kasali, mantan Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), Asmawi Syam, meluncurkan buku pertamanya.

Peluncuran buku berjudul "Leadership in Practice: Apa Kata Asmawi Syam" ini langsung dihadiri oleh Wakil Presiden RI Muhammad Jusuf Kalla. Ada sekitr 500 tamu undangan yang hadir di acara yang digelar di Ball Room Hotel JS Luansa, Kuningan Jakarta, Selasa, (8/10).

Selain JK, hadir pula Profesor Komaruddin Hidayat, mantan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Ishadi SK, Zainal Bintang, Halim Kalla, Saleh Husin.


Buku “Leadership in Practice” mengulas perjalanan karir bankir Asmawi Syam yang menapaki jejak panjang dalam kehidupan profesionalnya selama 37 tahun. Ia merintis karir dari bawah sebagai staf, sampai ke posisi puncak sebagai CEO BRI.

Pria kelahiran Pare-Pare, Sulawesi Selatan itu kini menjabat posisi Komisaris Utama Bank Tabungan Negara (BTN).

Peluncuran buku ditandai dengan talkshow yang menampilkan Rhenald Kasali, Asmawi Syam, dipandu Kania Sutisnawinata.

Asmawi banyak mengenang pengalaman di awal-awal karirnya di dunia perbankan. Dia bercerita pernah ditangkap oleh satpamnya sendiri dalam sidak atau blusukannya untuk mengetes tingkat kerawanan kantor-kantor BRI.

"Tentu, sepanjang perjalanan karir saya, ada begitu banyak ujian, tantangan dan risiko mengadang. Orang bijak berkata, seorang pemberani bukanlah orang yang tidak punya rasa takut, tetapi orang yang bisa menghilangkan rasa takutnya," kata bankir yang juga atlet karate ini.

Buku leadership setebal 338 halaman itu diterbitkan oleh Balai Pustaka. Selain Jusuf Kalla, Presiden RI ketiga BJ Habibie juga sempat menulis sambutan.

"Saya sepakat dengan konsep pemikiran yang diangkat Asmawi Syam dalam buku ini. Seorang pemimpin harus memiliki visi dan ide yang jelas. Harus mampu membangun roadmap, dan mengeksekusinya dengan berani. Karena itu saya buku ini sangat layak dibaca. Tidak hanya oleh para leader, tetapi juga para profesional muda yang sedang membangun karier dan  mengejar cita-citanya," tulis almarhum.



Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya