Berita

Walikota Surakarta dukung upaya hukum terhadap penjualan Persis Solo/Net

Sepak Bola

Mantan Wakil Jokowi Dukung Upaya Hukum Dalam Penjualan Saham Persis Solo

MINGGU, 06 OKTOBER 2019 | 03:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Polemik penjualan saham klub Persis Solo yang dilakukan sepihak oleh PT Syahdana Properti Nusantara (SPN) membuat Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo gerah. Mantan wakil Joko Widodo saat menjabat Walikota Surakarta pada 2005-2010 itu pun angkat bicara.

Hadi mengaku sudah meminta kepada para pemegang hak PT Persis Solo Saestu untuk melakukan langkah-langkah yang bisa mengakomodir keinginan masyarakat Solo.

"Karena hak paten Persis, logo, dan nama serta jersey adalah masyarakat Solo," papar Rudy, dilansir Kantor Berita RMOLJateng, Sabtu (5/10).


Bahkan dengan tegas Rudy nyatakan dukungannya terhadap langkah hukum yang akan diambil oleh 26 klub internal pemegang saham minoritas Persis Solo kepada pemilik baru klub sepak bola tersebut Vijaya Fitriyasa (VJ).

Menurutnya, penjualan saham mayoritas pengelola, PT Persis Solo Saestu (PSS) yang dimiliki PT Syahdana Properti Nusantara (SPN) kepada pengusaha VJ tidak sah.

Pasalnya, lanjut Rudy, prosesnya tidak melalui rapat umum pemegang saham (RUPS) luar biasa. Bahkan tidak ada kesepakatan sebelumnya dengan seluruh pemilik saham.

"Tentu kita dukung jalur hukum (somasi) yang dilakukan 26 klub internal pemegang saham minoritas Persis Solo. Kalau ada pelanggaran tidak mau diajak berbicara, ya hukum yang berbicara," tandasnya.

Sebelumnya koordinator 26 klub internal Persis Solo, L Agus Saparno menjelaskan dari hasil rapat di Balai Persis, 25 klub internal (1 klub tidak hadir) telah bersepakat untuk menempuh jalur hukum terkait polemik kepemilikan Persis Solo.

"25 klub internal mengambil sikap untuk menempuh jalur hukum, penunjukan Vijaya Fitriyasa sebagai investor baru tidak sah dan cacat secara hukum,” tandas Agus.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya