Berita

Gol Febri di awal pertandingan tak mampu memberi kemenangan bagi Persib/Persib Bandung

Sepak Bola

Gagal Bawa Poin Dari Bangkalan, Kapten Persib: Kita Kalah Terhormat

SABTU, 05 OKTOBER 2019 | 23:45 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Persib Bandung kembali gagal meraih pon saat melakoni laga away. Maung Bandung dipaksa tunduk 1-2 saat melawan Madura United di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (5/10) malam.

Persib sempat unggul 1-0 melalui gol cepat Febri Hariyadi pada menit ke-3. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Pada menit ke-26 sepakan Syahrian Abimayu tidak bisa ditahan I Made Wirawan setelah membentur Nick Kuipers.

Memasuki babak kedua, tepatnya pada menit ke-63 Laskar Sape Kerrab berhasil membalikan keadaan melalui titik putih. Achmad Jufrianto dianggap melakukan pelanggaran di kotak penalti.


Alberto Goncalves yang masuk sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangannya mampu mengecoh I Made Wirawan dan membuat skor berbalik 2-1 bagi tuan rumah.

Tak ada gol tambahan hingga wasit meniup peluit akhir babak kedua. Skor berakhir 2-1 untuk kemenangan Madura United atas Persib Bandung.

“Selamat kepada Madura untuk tiga poinnya. Kita sudah bermain baik. Kita kalah dengan terhormat,” ujar kapten Persib, Supardi Nasih di dalam sesi jumpa pers usai laga (5/9).

Secara tergas, Supardi mengaku kecewa dengan kepemimpinan wasit. Dia menilai ada sejumlah putusan wasit yang kontroversial dan merugikan timnya. Karena telah mengganggu fokus dan mental pemain Maung Bandung.

“Terus terang saya kecewa dengan kemimpinan wasit. Terlalu banyak yang merugikan kita. Untuk apa kita latihan setiap hari, pagi dan sore. Mau ke mana arah sepak bola kita kalau seperti ini terus?” ketusnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya